“Sesuai perkiraan WHO, bahwa kematian akibat TB akan bertambah sejumlah 400 ribu di seluruh dunia atau setiap jam bertambah sekitar 46 orang meninggal, jika kelangsungan layanan TB esensial terganggu selama pandemi covid-19,” tuturnya.
Lebih lanjut Mahfud mengungkapkan bahwa TBC merupakan penyakit menular klasik. Berdasarkan laporan WHO, sebanyak 1,4 juta orang meninggal akibat TBC pada 2019. Termasuk di dalamnya 208.000 orang dengan HIV.
“Sampai saat ini, di seluruh dunia, TB adalah salah satu dari 10 penyebab utama kematian akibat dari satu jenis infeksi saja. Kasus baru TB pada tahun 2019, diperkirakan 10 juta orang di seluruh dunia yang terdiri dari 5,6 juta laki-laki, 3,2 juta perempuan dan 1,2 juta anak-anak. Prevalensi TB dapat ditemukan di seluruh negara dan seluruh kelompok umur,” pungkasnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.