JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mengatakan bahwa masalah tuberkulosis atau TBC tidaklah mudah diselesaikan. Meskipun memang TBC masuk dalam penyakit menular klasik yang dapat diobati.
“Masalah TB tidak mudah diselesaikan karena dipengaruhi faktor sosial seperti kepadatan penduduk, permasalahan gizi, kemiskinan, dan kesadaran hidup sehat,” katanya pada Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia tahun 2021, Rabu (24/3/2021).
Dia mengungkapkan, dampak dari tingginya kasus TBC di Indonesia jauh lebih besar daripada beban akibat biaya pengobatannya.
Baca juga: Wapres Ma'ruf Amin: Kasus TBC di Indonesia Tertinggi Ketiga di Dunia
“Beban utama bagi negara akibat TB ini adalah hilangnya produktivitas karena kelompok usia yang paling terdampak tuberkulosis adalah kelompok usia produktif,” ujarnya.