Bangkitkan Ekonomi Kota Semarang, Hendi Lirik Industri Perfilman

Fitria Dwi Astuti , Okezone · Selasa 30 Maret 2021 19:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 30 1 2386765 bangkitkan-ekonomi-kota-semarang-hendi-lirik-industri-perfilman-VcxR5A1Tht.jpeg Foto: Dok Pemkot Semarang ( Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat menghadiri pemutaran perdana film Pusara(n) di XXL Mal Paragon Semarang

SEMARANG - Memperingati Hari Film Nasional pada 30 Maret 2021, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyatakan komitmennya untuk turut mengembangkan industri perfilman di Ibu Kota Jawa Tengah ini. Hal itu ditekankan oleb pria yang akrab disapa Hendi ini saat menghadiri pemutaran perdana film Pusara(n) di bioskop XXI Mal Paragon Kota Semarang, Selasa (30/3/2021).

Hendi mengungkapkan, jajarannya saat ini mulai melirik industri perfilman dalam upaya mengembangkan ekonomi kreatif di Kota Semarang. Pasalnya, industri perfilman sendiri merupakan sub sektor ekonomi kreatif yang saat ini juga menjadi salah satu fokus pembangunannya.

Dia pun mengapresiasi sineas lokal Kota Semarang yang menyambut baik upaya yang diinisiasi tersebut.

“Baik dari sutradaranya, para pemainnya, hingga produser yang dalam hal ini diakomodir oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang. Rencananya akan ada lima judul film karya sineas muda asal Kota Semarang yang diangkat untuk bisa diputar ke bioskop, hari ini salah satu film Pusaran yang tayang perdana,” ujar Hendi.

Di sisi lain, Hendi juga menekankan bahwa melalui karya sineas lokal, sektor pariwisata di Kota Semarang juga dapat terangkat. Hal itu karena dirinya meyakini jika film dapat menjadi media yang menarik untuk masyarakat dapat lebih mengenal Ibu Kota Jawa Tengah.

“Kami tentu senang jika karya-karya yang dihasilkan dapat pula menjadi media untuk mengenalkan kebudayaan dan potensi yang ada di Kota Semarang, sehingga dengan jalan cerita yang menarik dan penghayatan para pemain yang luar biasa, ada konten lokal yang diangkat. Harapannya, dengan ditayangkannya film lokal ini mudah-mudahan industri perfilman di Kota Semarang dan Indonesia bisa dibangun kembali, setelah sempat surut karena dalam masa pandemi Covid-19,” tutur Hendi.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Indriyasari. Menurutnya, film yang diproduksi di Semarang dapat menjadi sarana promosi, karena di dalam film-film ini terdapat skena yang diambil dengan bingkai landmark Kota Semarang yang unik.

Dirinya juga menambahkan bahwa dukungan pemerintah terhadap industri kreatif di Kota Semarang terus diupayakan agar bisa maksimal.

“Seperti Creative Hub Kota Lama, di mana ada dua gedung, yaitu di Galeri Industri Kreatif dan dan Gedung Oudetrap, yang keduanya bisa digunakan oleh teman-teman pelaku ekonomi kreatif secara gratis, untuk dapat memproduksi sebuah karya,” kata Indriyasari.

CM

(yao)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini