Diserang Virus Misterius, Beruang Jadi Sangat Ramah terhadap Manusia

Susi Susanti, Koran SI · Kamis 01 April 2021 12:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 01 18 2387762 diserang-virus-misterius-beruang-jadi-sangat-ramah-terhadap-manusia-OfIBKFlgEg.jpg Beruang hitam (Foto: Reuters)

CALIFORNIA - Virus misterius yang menginfeksi beruang hitam muda di negara bagian California dan Nevada, Amerika Serikat (AS), membuat hewan-hewan itu bertingkah laku aneh yakni sangat ramah dan tidak takut terhadap manusia.

Dalam satu kasus, seekor anak beruang lucu memanjat tanpa rasa takut ke papan seluncur salju di resor Northstar dekat Danau Tahoe, tidak menunjukkan kewaspadaan yang secara alami akan ditunjukkan oleh hewan liar di sekitar manusia.

Tetapi kondisi aneh, yang diyakini dokter hewan sebagai jenis virus ensefalitis atau peradangan jaringan otak, pada akhirnya berakibat fatal. Kondisi tersebut yang masih belum disebutkan namanya, telah menarik perbandingan dengan "virus zombie" yang menyebabkan perilaku aneh agresif dan tidak terkoordinasi pada rusa.

Departemen Ikan dan Margasatwa California (CDFW) mengatakan penyakit ini masih jarang terjadi pada beruang, tetapi tampaknya terus meningkat.

Pada Februari lalu, tim spesialis hewan CDFW menanggapi panggilan di El Dorado County, California dan menemukan beruang terlalu muda untuk keluar sendiri dan menunjukkan perilaku "seperti anjing".

(Baca juga: Kebijakan Seragam dan Gaya Rambut Dianggap Rasis, Siswa Mogok Massal)

Hewan itu tampak sangat nyaman berada di sekitar manusia, dan bahkan mengambil sebuah apel dan dengan senang hati memakannya di depan sekelompok orang di teras halaman belakang rumah mereka.

Tim CDFW mengatakan secara fisik dan mental, beruang itu "tampaknya tidak benar", dengan jalan yang tidak teratur dan sikap yang membosankan dan tidak responsif.

Sampai saat ini, penyebab pasti dari kondisi tersebut belum diketahui. Beruang yang terkena dampak ditemukan membawa sekitar setengah lusin virus yang tidak diketahui sains, tetapi virus mana yang dapat menyebabkan ensefalitis tidak diketahui.

Ensefalitis juga bisa disebabkan oleh agen infeksi seperti jamur atau bakteri.

Melalui pernyataan CDFW, dokter hewan spesialis satwa liar Brandon Munk mengatakan meskipun biasanya organisasi itu akan mencoba merawat hewan dan mengembalikannya ke alam liar, namun terlalu berbahaya untuk melakukannya dalam kasus ini.

(Baca juga: Seorang Anak Terancam Penjara karena Kirimkan Kartu Ulang Tahun ke Ibunya)

“Pada titik ini, kami tidak tahu apa yang menyebabkan ensefalitis, "katanya," jadi kami tidak tahu apa, jika ada, risiko kesehatan yang mungkin ditimbulkan beruang ini terhadap hewan lain,” terangnya.

Belum jelas apakah kondisi ini terkait langsung dengan 'penyakit zombie' pada rusa, atau juga membahayakan manusia atau hewan lain.

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini