Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Ratusan Prajurit Diponegoro Tewas di Benteng Pleret

Doddy Handoko , Jurnalis-Minggu, 11 April 2021 |06:00 WIB
Kisah Ratusan Prajurit Diponegoro Tewas di Benteng Pleret
Pangeran Diponegoro.(Foto:Dok Okezone)
A
A
A

Pada 9 Juni, Kolonel Frans David Cochius (1787–1876), perwira zeni De Kock yang paling senior, telah mengerahkan pasukan berkekuatan 4.200 serdadu untuk menyingkirkan para penghuni itu dengan pertumpahan darah yang menewaskan semua kecuali 40 dari 400 prajurit yang ditugaskan oleh Diponegoro untuk menjaga reruntuhan itu.

Tidak gentar dengan kekalahan ini, bulan berikutnya (Juli 1826),tentara Diponegoro, yang dipimpin oleh Sentot, mulai memperoleh serangkaian kemenangan yang membawa mereka dari tepi timur Kali Progo ke pinggiran Surakarta.

Kemenangan yang susul-menyusuldengan cepat—di Kasuran (28 Juli);84 Lengkong (30 Juli), kembang bangsawan Yogya jadi korban; Bantul (4 Agustus); Kejiwan (9 Agustus); dan Delanggu (28 Agustus)—membuat sebagian besar daerah inti Jawa tengah-selatan jatuh ke bawah kekuasaan Diponegoro.

"Putus asa, Belanda mulai mengosongkan garnisun-garnisun mereka di luar Jawa dan mengerahkan serdadu yang baru tiba dari Eropa," ucapnya.

De Kock bertekad mempertahankan garis pertahanan Salatiga-Surakarta. Namun pada 11 Oktober anggota pasukan kawal Sunan, yang baru saja ikut serta dalam perayaan Garebeg Mulud, terpaksa buru-buru diterjunkan ke dalam pertempuran untuk menyingkirkan pasukan perintis sang Pangeran dari kampung di pinggir sebelah barat Surakarta.

Kedudukan Belanda kelihatannya tanpa harapan. Hanya pertengkaran antara Kiai Mojo dan Diponegoro tentang siasat di medan Pajang yang telah dipaparkan di depan yang membuat mereka bisa memusatkan pasukan dalam jumlah yang cukup guna mendapatkan kemenangan di Gawok pada 15 Oktober 1826.

Sekalipun demikian, pasukan Diponegoro tetap berada di sebagian besar Pajang dan Mataram selama hampir setahun berikutnya.

(Sazili Mustofa)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement