WHO Peringatkan Kasus dan Kematian Akibat Covid-19 Melonjak di Seluruh Dunia

Agregasi VOA, · Senin 12 April 2021 05:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 12 18 2393005 who-peringatkan-kasus-dan-kematian-akibat-covid-19-melonjak-di-seluruh-dunia-oh8Xk3o4Zt.jpg Juru bicara WHO Margaret Harris (Foto: Reuters)

JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan kasus dan kematian akibat Covid-19 sedang meningkat di seluruh dunia. Sebagian ini disebabkan oleh kelengahan yang muncul dan keyakinan jika vaksin Covid-19 akan mampu menghentikan penyebaran penyakit ini.

Laporan WHO yang terbaru, mengonfirmasi bahwa lebih dari 133,5 juta kasus infeksi virus corona terjadi, termasuk hampir 3 juta kematian di seluruh dunia.

Data menunjukkan kenaikan kasus dan kematian akibat virus corona di semua kawasan dunia, kecuali di Afrika yang sedikit kurang terimbas dibandingkan kawasan lain. WHO mengaitkan kenaikan ini dengan beberapa faktor, termasuk penambahan varian virus corona, kegagalan mempraktikkan langkah kesehatan masyarakat, dan pemulihan kehidupan ke apa yang dianggap normal, setelah orang lebih terkucil hidupnya akibat lockdown.

Juru bicara WHO Margaret Harris mengatakan masalah lainnya adalah semakin besarnya kelengahan dan keyakinan bahwa vaksin akan mampu mengakhiri krisis ini.

(Baca juga: 5 Tradisi Unik Sambut Ramadhan di Seluruh Dunia)

“Orang salah paham bahwa, vaksin akan mampu menghentikan penularan. Hal itu tidak benar. Kita harus menurunkan laju penularan dan juga memberi program vaksinasi peluang untuk menghentikan penyakit yang parah ini dan kematian yang diakibatkannya,” ujarnya.

WHO melaporkan hampir 670 juta dosis vaksin telah disuntikkan di seluruh dunia. Tetapi sebagian besar dosis ini diberikan di negara-negara kaya. Selain itu, WHO memperingatkan adanya kekurangan vaksin yang kritis.

Harris menjelaskan beberapa negara tidak bisa mulai melakukan kampanye inokulasi Covid-19 karena kekurangan dosis, khususnya di negara berkembang.

“Jadi, sekali lagi, apa yang bisa kita lakukan? Kita harus melipatgandakan langkah kesehatan masyarakat. Kita harus benar-benar memahami bahwa kita harus tetap menjaga jarak, kita harus menghindari kumpul-kumpul dalam ruang tertutup. Kita harus terus memakai masker, sekalipun kita sudah divaksinasi," lanjutnya.

(Baca juga: Waduh! Bukannya Vaksin Covid-19, Tiga Lansia Ini Malah Diberi Suntikan Antirabies)

Kendati demikian, Harris menegaskan berita baiknya adalah hasil-hasil awal dari negara seperti Inggris menunjukkan program vaksinasi telah berhasil mencegah kematian dalam jumlah yang besar.

Tetapi sampai seluruh dunia sudah divaksinasi, orang tidak boleh lengah. Mereka harus terus waspada, dan mempraktikkan beberapa langkah kesehatan masyarakat yang sederhana, yang selama ini terbukti efektif.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini