Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Banyak Prajurit TNI Tinggalkan Kesatuannya, KSAD: Motivasinya Beda-beda, Ada karena Utang

Riezky Maulana , Jurnalis-Selasa, 20 April 2021 |16:33 WIB
Banyak Prajurit TNI Tinggalkan Kesatuannya, KSAD: Motivasinya Beda-beda, Ada karena Utang
KSAD Jenderal Andika Perkasa (Foto: Puspen TNI)
A
A
A

JAKARTA - Kasus prajurit TNI yang kabur meninggalkan kesatuannya tercatat bukan pertama kali terjadi. Kini yang menjadi sorotan Lucky Y Matuan. Dia kemudian membelot dengan bergabung ke kelompok sparatis Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa mengatakan bahwa insiden prajurit yang meninggalkan kesatuannya memang cukup sering terjadi. Bahkan, kata dia, beberapa prajurit itu enggan kembali lagi.

"Jadi, sebetulnya kasus ini bukan hanya terjadi kali ini, walau tidak sama persis tapi prajurit yang lari atau tinggalkan dinas dan tidak kembali lagi itu cukup sering," ucap Andika di Mapomdam Jaya, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (20/4/2021).

Andika tak ingin menyimpulkan jika kasus ini berkaitan dengan putra dari suatu daerah tertentu. Menurutnya, banyak kasus prajurit TNI yang meninggalkan kesatuannya dengan motivasi yang berbeda, misalnya hutang, susila, dan merasa tidak cocok dengan pekerjaannya.

Tidak hanya itu, Andika menyatakan tindakan indisipliner itu dilakukan oleh prajurit dengan berbagai macam etnis dan alasan yang berbeda-beda.

Baca juga: KSAD: Prajurit Kopassus Dikeroyok di Jaksel Alami Retak Tengkorak Kepala

"Saya juga tidak ingin misal mengambil kesimpulan kasar bahwa ini ada hubungan dengan putra daerah sama sekali. Setiap tahun begitu banyak. Motivasi beda-beda, ada yang karena utang, ada yang karena mungkin merasa tidak cocok, ada yang mungkin karena masalah susila macam-macam itu begitu, banyak," jelasnya.

Andika menegaskan, semua prajurit yang meninggalka kesatuannya telah diproses secara hukum. Bahkan sambungnya, tanggung jawab tak hanya ditanggung oleh pelaku pembelot, tetapi juga para komandannya.

"Kita juga briefing para komandan satuan dan ini termasuk penilaian. Ini yang kami lakukan. Kita tidak hanya lihat individu yang melakukan tindak pidana, tetapi bagaimana leadership atau kepemimpinan di atasnya," ucapnya.

Baca juga: Anggota Kopassus Dikeroyok di Kafe, KSAD Andika: Ngapain di Situ?

Sekadar informasi, salah seorang anggota TNI bernama Lucky Y Matuan dikabarkan membelot dari kesatuannya dan memilih bergabung ke Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB). Kabar membelotnya Lucky pun dikonfirmasi oleh Juru Bicara TPNPB Sebby Sambom.

"Hal itu benar. Dia melihat orang asli Papua selalu dibunuh oleh TNI-Polri itu dia tidak tega melihat, termasuk pendeta dibunuh di depan mata dia," kata Lucky saat dikonfirmasi melalui pesan singkat," Jumat 16 April 2021.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement