Baca juga: Satgas Covid-19 Sebut Sinovac Bakal Kantongi EUL dari WHO Akhir Mei
Dia menyebut bahwa kenaikan kasus positif dan kematian sebagai dampak libur paskah dan kemungkinan adanya euforia vaksinasi.
“Adapun penambahan kasus positif dan kematian ini terjadi bisa karena dampak dari libur Paskah pada 4 April lalu. Dan menurunnya kepatuhan protokol kesehatan yang mungkin terjadi karena euforia vaksinasi,” ujarnya.
Wiku meminta perkembangan negatif ini dapat dimitigasi agar tidak berkelanjutan pada pekan berikutnya. Terlebih lagi, lanjut dia, saat ini Pulau Jawa kembali mendominasi lima besar kontributor terbesar pada penambahan kasus positif dan kematian di minggu ini.
“Menurunnya kepatuhan protokol kesehatan perlu diantisipasi dengan diedukasi kepada masyarakat bahwa vaksinasi tidak mengeliminasi kemungkinan seseorang terpapar covid-19. Namun mengurangi risiko dan keparahan yang ditimbulkan dari virus tersebut. Untuk itu penting bagi masyarakat untuk memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan meskipun sudah divaksinasi,” ungkapnya.