BEKASI - Ratusan warga masih bertahan di pinggir jalan Tol Cimanggis-Cibitung setelah sempat memblokir jalan bebas hambatan itu. Mereka masih melakukan aksi unjuk rasa di dekat Gerbang Tol (GT) Jatikarya, Kecamayan Jatisampurna, Kota Bekasi, Selasa (27/4/2021).
Kapolsek Jatisampurna, Iptu Santri Dirga mengatakan, massa aksi merupakan para ahli waris yang lokasi rumahnya telah menjadi bagian dari jalan tol. Sebab, sengketa tanah sudah terjadi sejak 25 tahun lalu.
”Jadi ini tanah-tanah sengketa antara ahli waris dulu hankam sekarang kemenhan,” katanya.
Menurut dia, tanah yang dituntut ganti ruginya, sebanyak 1,6 kilometer yang awalnya dihuni oleh 9 KK (Kepala Keluarga). Namun seiring berjalannya waktu, semakin banyak rumah-rumah yang berdiri sehingga jumlah warga yang meminta ganti rugi semakin bertambah.
Baca juga: Ratusan Warga Blokir Jalan Tol Cimanggis-Cibitung Malam Ini
Kemudian, proyek jalan tol direalisasikan sehingga warga yang terdampak mengklaim bahwa mereka berhak menerima dana ganti rugi atas pengadaan tanah untuk kepentingan umum.
“Jadi pembangunan jalan tol sudah ada ganti rugi, sudah dititipkan ke pengadilan,” ungkapnya.
Namun, dari PN Bekasi tidak bisa mencairkan dana tersebut karena belum ada surat pengantar dari BPN pusat yang menyatakan bahwasanya tanah tersebut adalah milik warga.
Baca juga: Tol Cimanggis-Cibitung Beroperasi 10 November, Masih Gratis Lho
Bahkan, sampai sekarang mereka mengaku dana ganti rugi itu belum diterima. Oleh sebab itu, mereka mengancam akan tetap berada di pinggir tol sampai mendapatkan kejelasan dari pihak BPN maupun PN Kota Bekasi.
”Mereka akan tetap bertahan agar segera dicairkan,” tegasnya.
Aksi tersebut berlangsung secara kondusif meski ratusan warga mendirikan tenda di pinggir tol. Sebagian dari mereka juga berdiri sambil membentangkan spanduk.
Hingga dini hari ini, puluhan warga masih bertahan di pinggir tol guna mendapatkan kejelasan dari BPN maupun PN Kota Bekasi dari protes mereka.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.