JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyindir adanya pejabat daerah yang tidak tahu angka dan parameter penanganan virus corona. Jokowi mengingatkan, para pejabat di Indonesia harus menguasai data Covid-19 agar bisa menyelesaikan permasalahan yang ada.
"Saya datang ke daerah, tidak di Sumatera, saya tanya tidak tahu (angka parameter). Kalau angka-angka saja tidak tahu, bagaimana menyelesaikannya? Termasuk Pangdam dan Kapolda juga akan saya tanya, kondisi kasus aktif berapa? Semua bekerja bersama-sama," kata Jokowi saat memberikan pengarahan kepada Forkopimda se- Riau, sebagaimana rilis Biro Pers Sekretariat Presiden, Kamis (20/5/2021).
Selain itu, lanjut Jokowi, Pemerintah daerah juga diharapkan dapat merespons kasus-kasus penularan pandemi dengan meningkatkan testing (pemeriksaan), tracing (penelusuran) dan treatment (perawatan).
Baca juga: Soroti Kasus Covid-19 di Riau Naik Drastis, Jokowi: Ada Kelengahan!
Dalam menangani pandemi, kepala daerah juga harus memantau tingkat keterisian tempat tidur perawatan atau bed occupancy ratio di tiap-tiap rumah sakit.