Kendati di musim pascalebaran, Fajar memastikan, klaster Covid-19 di wilayahnya bukan disebabkan karena mudik Idul Fitri.
Dari keterangan yang diperoleh, penularan ini diduga karena menjenguk orang yang sakit. Ia juga belum dapat memastikan varian Covid-19 apa yang menjangkit ke-27 warga tersebut.
"Kalau tanya teknis seperti itu silakan ke Dinas Kesehatan. Karena kami belum mendaptkan laporannya," terang Fajar.
Fajar memastikan, kekinian pihaknya bersama Puskesmas Kelurahan Bambu Apus masih melakukan tracing terhadap kontak erat kasus Covid-19 di kedua RT tersebut.
"Terkait berapa yang ditracing kami masih menunggu data dari pihak Puskesmas," tutupnya.
(Sazili Mustofa)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.