Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Prihatin dengan Polemik Vaksin, Biden Serukan AS Bersatu untuk Vaksinasi Covid-19

Agregasi VOA , Jurnalis-Kamis, 03 Juni 2021 |15:05 WIB
Prihatin dengan Polemik Vaksin, Biden Serukan AS Bersatu untuk Vaksinasi Covid-19
Presiden AS Joe Biden (Foto: Reuters)
A
A
A

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden prihatin dengan masalah vaksin Covid-19 yang terpecah menjadi dua kelompok, yakni kelompok yang divaksinasi dan yang tidak divaksinasi.

“Saya tidak ingin melihat negara yang sudah terlalu terpecah, menjadi terbagi dengan cara baru, antara tempat di mana orang hidup bebas dari ketakutan akan COVID, dan tempat di mana ... musim gugur tiba dan kematian dan penyakit parah kembali,” kata Biden pada Rabu (2/6) ketika dia mengumumkan prakarsa vaksinasi virus corona dengan insentif.

“Divaksinasi bukanlah tindakan partisan,” ujarnya.

Dia menjelaskan produksi vaksin dilakukan di bawah Presiden dari kedua partai. “Kita harus menjadi satu Amerika —- yang bersatu, bebas dari rasa takut,” lanjutnya.

Biden telah menetapkan tujuan untuk memvaksinasi 70 persen orang dewasa di AS dengan setidaknya satu dosis suntikan pada 4 Juli, ketika negara ini merayakan Hari Kemerdekaannya. Jumlah warga yang sudah divaksinasi sedikitnya satu dosis saat ini mencapai 63 persen.

Dengan tingkat vaksinasi Covid-19 yang lambat, terutama di beberapa komunitas minoritas, Biden merekomendasikan program Shots at the Shop (“Imunisasi di Toko”) yang mencakup lebih dari 1.000 tempat pangkas rambut dan penata rambut di sekitar tempat tinggal warga.

(Baca juga: Pakistan: Gagal Capai Kesepakatan Damai di Afghanistan, Picu Anarki Paska Penarikan Pasukan AS)

Para penata rambut profesional akan menghadiri sesi pelatihan bulan ini tentang vaksin virus corona dan kemudian mengadakan klinik vaksinasi di tempat mereka.

“Tempat potong rambut, salon kecantikan adalah pusat aktivitas dan informasi di komunitas kulit hitam dan cokelat khususnya,” jelasnya di Gedung Putih.

Menurut Gedung Putih, dalam National Month of Action (Bulan Aksi Nasional) ini pemerintah juga akan mengajak beberapa “organisasi-organisasi nasional, para pemimpin pemerintah daerah, mitra-mitra berbasis komunitas dan agama, bisnis, pengusaha, influencer media sosial, selebriti, atlet, perguruan tinggi, kaum muda dan ribuan sukarelawan.”

“Amerika menuju musim panas yang secara dramatis berbeda dari musim panas tahun lalu – musim panas kebebasan, musim panas kegembiraan, musim panas kumpul-kumpul dan perayaan. Musim panas yang pantas didapatkan negara ini setelah musim dingin yang panjang dan gelap yang telah kita semua alami,” ungkapnya.

(Baca juga: Israel Minta Rp14,3 Triliun ke AS untuk Pulihkan Iron Dome)

Dua dari penyedia penitipan anak terbesar di AS menawarkan jasa menjaga anak gratis di lebih dari 2.500 lokasi kepada orang tua dan pengasuh lainnya ketika mereka divaksinasi.

Sebagian apotek bulan ini akan tetap buka 24 jam pada hari Jumat untuk vaksinasi.

“Kami akan terus mendorong orang untuk divaksinasi dengan insentif dan hadiah yang menyenangkan,” tambahnya.

Sebuah pabrik bir besar juga akan memberikan bir gratis kepada semua orang AS berusia 21 tahun ke atas jika AS mencapai target 70 persen pada 4 Juli seperti yang dicanangkan oleh Biden.

“Itu benar – coba dan minum bir,” ujarnya, saat dia menyebutkan berbagai iming-iming.

Sebuah jaringan donat nasional mengatakan pada Selasa (1/6) bahwa mereka telah memberikan 1,5 juta donat kepada mereka yang memiliki bukti telah divaksinasi.

Krispy Kreme mengatakan siapa pun bisa mendapatkan donat gratis, divaksinasi atau tidak, pada hari Jumat (4/6) untuk merayakan Hari Donat Nasional. Tapi orang yang sudah divaksin akan mendapatkan tambahan donat.

“Saya tidak akan merekomendasikan Krispy Kreme dengan bir, tetapi saya akan menyerahkannya kepada orang lain untuk memutuskan,” kata juru bicara Gedung Putih Jen Psaki tentang begitu banyaknya promosi nasional yang terkait dengan vaksinasi Covid-19.

Biden pada Rabu (2/6) juga mengumumkan jika tur vaksinasi nasional, yang dipimpin oleh Wakil Presiden Kamala Harris juga akan diluncurkan di seluruh negara bagian Selatan dan Barat Tengah.

Harris akan bergabung dengan suaminya, Doug Emhoff, serta ibu negara Jill Biden dan anggota kabinet lainnya.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement