Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Fakta-Fakta Kapal Terbalik di Tarakan, 5 Korban Tewas

Tim Okezone , Jurnalis-Selasa, 08 Juni 2021 |06:44 WIB
Fakta-Fakta Kapal Terbalik di Tarakan, 5 Korban Tewas
Ilustrasi (Foto : Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Satu kapal cepat rute Kota Tarakan-Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, Kaltara, mengalami kecelakaan pada hari ini, Senin (7/6/2021). Kapal tersebut terbalik dan menyebabkan 5 penumpang meninggal dunia.

Lokasi kejadian dalam perjalanan menuju Kecamatan Sebuku tepatnya jalur sungai di Desa Tagul, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan sekitar pukul 13.28 WITA.

Berikut fakta-fakta kapal cepat terbalik di Tarakan:

Kapal Cepat Dilaporkan Angkut 30 Penumpang

Kapal cepat atau speedboat yang kecelakaan dalam perjalanan dari Pelabuhan Tarakan menuju Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, Kaltara, dilaporkan mengangkut 30 penumpang, di antaranya tujuh anak-anak.

5 Penumpang Tewas, 3 di Antaranya Anak-Anak

Koordinator Basarnas Tarakan Amiruddin membenarkan dari 30 penumpang tersebut saat ini telah ditemukan lima orang meninggal dunia dengan tiga di antaranya anak-anak.

Kapal cepat SB Riyan ini yang mengalami kecelakaan ini diperkirakan dalam kondisi laju, dan tidak mampu dikendalikan bertepatan dengan gelombang yang tinggi.

Kecelakaan Kapal Cepat Disebabkan Adanya Pusaran Air

Kepala Basarnas Tarakan Amiruddin mengatakan bahwa kecelakaan terbalik-nya kapal cepat (speedboat) Ryan di perairan Sembakung, Nunukan, disebabkan adanya pusaran air sungai.

"Penyebab kecelakaan ini, karena pusaran air yang merupakan dampak dari banjir yang terjadi beberapa hari di daerah Malinau maupun Nunukan," kata Amiruddin di Tarakan.

Ia menjelaskan bahwa debit air pada bagian yang tinggi masih besar, sedangkan di sungai sudah mulai surut. Kemudian air turut ke bawah pas menuju daerah tikungan kapal cepat melintas dan terjadi kecelakaan di lokasi tersebut.

Sementara untuk faktor lain penyebab kecelakaan, dia tidak mengetahuinya, hanya kronologi awalnya saja.

Sedangkan untuk mengetahui informasi di lapangan saat ini mengalami kesulitan dikarenakan tidak adanya sinyal untuk jaringan komunikasi di lokasi kejadian. "Adapun kalau ada faktor A atau faktor B mohon maaf saya tidak dapat memberikan statemen karena itu bukan ranah kami," ucap Amiruddin.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement