Terima 1,5 Juta Dosis Suntikan AstraZeneca, Indonesia Serukan Kesetaraan Akses Vaksin

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 11 Juni 2021 09:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 11 18 2423464 terima-1-5-juta-dosis-suntikan-astrazeneca-indonesia-serukan-kesetaraan-akses-vaksin-LBinJRYQUt.jpg Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi. (Foto: Twitter)

JAKARTA - Menteri Luar Negeri RI mengatakan bahwa ada kesenjangan yang besar dalam distribusi vaksin dan vaksinasi Covid-19 di dunia, dan mendorong akses yang setara terhadap vaksin Covid-19. Hal itu disampaikan saat Indonesia menerima 1,5 juta dosis vaksin Covid-19 AstraZeneca.

Berbicara dalam keterangan pers usai penerimaan vaksin AstraZeneca dari Covax, Menlu RI mengatakan bahwa saat ini sebagian besar dosis vaksin Covid-19 diberikan di negara-negara maju di Barat. Sedangkan di Afrika dan negara-negara miskin angka vaksinasi sangat tertinggal.

BACA JUGA: Lebih dari 2,12 miliar Dosis Vaksin Covid-19 Telah Diberikan di Seluruh Dunia

"Dari sekitar 2,2 miliar dosis vaksin yang telah disuntikkan, 75 persen berada hanya di 10 negara maju; dan hanya 0,4 persen yang berada di negara-negara berpenghasilan rendah," jelasnya.

Sedangkan dari perhitungan persentase vaksinasi terhadap populasi, Amerika Utara telah memvaksinasi 64,33 persen total populasinya, diikuti Eropa dengan vaksinasi 52,85 persen populasi, sementara Afrika jauh tertinggal dengan hanya memvaksinasi 2,86 persen populasinya. Kawasan ASEAN terhitung telah memvaksinasi 8,91 persen penduduknya.

"Sebagai salah satu co-chairs COVAX AMC Engagement Group, Indonesia memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk terus memperjuangkan akses setara terhadap vaksin untuk semua negara," kata Menlu RI.

BACA JUGA: Daftar Vaksin yang Sudah Dapat Izin Penggunaan Darurat WHO, Ada Sinovac

Hingga saat ini, hampir 175 juta orang di seluruh dunia telah terinfeksi Covid-19 dan lebih dari 3,7 juta telah meninggal karena penyakit itu.

Pada Kamis (10/6/2021) malam Indonesia menerima 1.504.800 dosis vaksin Covid-19 AstraZeneca dari Covax. Ini adalah kiriman vaksin Covid-19 dari Covas pada Juni, sebelumnya, pada 3 Juni, Indonesia telah menerima 313.100 dosis vaksin Covid-19 AstraZeneca.

Dengan kiriman terbaru ini, total vaksin Covid-19 AstraZeneca Indonesia yang didapat secara gratis dari Covax Facility menjadi 8.228.400.

Saat ini, secara keseluruhan Indonesia memiliki 93.728.400 dosis vaksin Covid-19, yang terdiri dari 84.500.000 dosis vaksin Sinovac, 8.228.400 vaksin AstraZeneca, dan 1.000.000 vaksin Sinopharm.

Menlu RI mengatakan bahwa pada Jumat (11/6/2021) akan ada kiriman 1 juta vaksin Covid-19 Sinopharm yang akan digunakan untuk vaksin Gotong Royong.

Saat ini Indonesia menggunakan tiga jenis vaksin Covid-19, yaitu AstraZeneca, Sinovac, dan Sinopharm. Ketiganya telah mendapatkan izin penggunaan darurat dari WHO.

"Ini tentunya menunjukkan bahwa vaksin yang dipakai di Indonesia telah memenuhi persyaratan internasional dalam hal kualitas, keamanan dan efektivitasnya untuk digunakan pada masa darurat kesehatan," kata Menlu Retno. 

Pemerintah masih terus berusaha mengamankan pasokan vaksin untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Namun, Retno mengatakan bahwa sementara vaksinasi merupakan upaya menekan laju virus, masyarakat juga harus menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini