KARAWANG – Suasana duka menyelimuti pemakaman jenazah Elisye Widya Kataren di San Diego Hills Memorial Park Karawang, Jawa Barat. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly tampak sangat berduka saat mengantarkan istri tercintanya beristirahat untuk selamanya.
Yasonna terlihat tegar menghadapi kepergian dari pasangan hidupnya tersebut. Ia mengatakan bahwa dalam beberapa hari terakhir dirinya sulit untuk mengontrol emosi.
Betapa tidak, Yasonna melihat bagaimana Elisye yang selalu kesakitan setelah melakukan kemoterapi pascapengobatan di sebuah rumah sakit di Penang, Malaysia. Perasaan Yasonna semakin bimbang kala ia mendapat firasat akan kepergian perempuan yang telah mendampingi hidupnya selama 42 tahun itu.
”Ketika dia (Elisye) mengatakan, kalau kamu pergi-pergi, terus saya meninggal, kamu tidak lihat (saya) lagi,” ucap Laoly.
“Pertanyaan ini berat, rupanya dia sudah tahu umurnya tidak lama lagi dan ingin selalu bersama saya dan anak-anak, melihatnya dari dekat,” imbuh opung dari enam orang cucu itu bersedih.
Baca juga: Berikut Jadwal Ibadah dan Pemakaman Istri Menkumham Yasonna Laoly
Yasonna kepada almarhum istrinya sempat menyatakan bahwa dirinya merupakan seorang pria yang tangguh. Dia mampu bersepeda sejauh 100 Km dan jago menembak dengan jarak mencapai 600 m.
”(Namun) sangat berat sekali, satu malam saya tidak bersamanya,” kata Yasonna sambil menahan isak tangis.
Penyakit yang diderita Elisye cukup berat. Selama 10 hari dia dirawat di RS di Penang. Atas saran dokter, Elisye direkomendasikan untuk melanjutkan pengobatan di Jakarta, supaya lebih dekat dengan keluarga.
Baca juga: Istri Menkumham Yasonna Dimakamkan di San Diego Hills Karawang Besok
”Dia perlu dukungan keluarga, berada di tengah-tengah keluarga, karena dukungan psikologis keluarga sangat penting,” tutur politisi PDIP itu.
Elisye dirawat selama 41 hari di RS Medistra, Tebet. Sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir hari Kamis 10 Juni 2021, sekira pukul 15.25 WIB.
Elisye meninggalkan empat orang anak, dua orang menantu, dan enam orang cucu. Di San Diego Hills Memorial Park Karawang, Yasonna atas nama pribadi dan keluarga, mengucapkan terima kasih atas kehadiran teman dan kerabat.
”(Ini) berat, tapi kami percaya, seperti yang dikatakan firman Tuhan bahwa barang siapa yang meninggal di dalam Kristus, akan ditempatkan bersama-sama Dia,” ujarnya. “Kalau ada seandainya di antara bapak ibu ada kekhilafan dari istri saya, ada yang melukai hati bapak ibu semua, mohon kiranya dimaafkan,” ucap Yasonna.
”Kami mohon untuk terus menguatkan kami dengan doa, untuk melalui masa-masa sulit. Terima kasih,” tutupnya.
Hadir mendampingi dalam rangkaian kegiatan ini keluarga inti dari Yasonna, yakni anak-anaknya Fransiska Putri Askari Laoly, Yamitema Tirtajaya Laoly, dan Jonathan Romy Laoly. Sementara Novrida Isabella Laoly tengah berada di Perth, Australia.
Hadir pula Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, sejumlah pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, serta rekan dan sahabat almarhumah.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.