"Kalau satu unit okupansinya 2 pasien, maka 510 satu tower itu. Tapi kemarin arahan dokter Ariffin bisa dimaksimalkan. Karena ruang tamunya masih ada ruang bisa ditaruh dua bed. Jadi, ada 4 satu unit itu. Kalau satu unit di maksimalkan 4, jadi satu tower sebanyak 1.020. Tapi, nanti Dinas Kesehatan di lapangan berapa kapasitasnya tergantung saat berjalan. Misal satu keluarga bisa satu kamar," imbuhnya.
Lebih lanjut, Vita mengatakan perihal sarana dan prasarana masih tahap proses penyiapan. Sebab, Rusun Nagrak kondisinya kosong.
"Terkait sarana prasarana sedang di proses. Karena rusun ini kosong. Hanya ruangan aja untuk di sewakan oleh warga DKI ber KTP DKI dengan sistem sewa. Jadi kami tidak siapkan sarana prasarana. Tapi di dukung dengan SKPD lain dan ini di kordinir BPBD DKI Jakarta. Karena ini rusun baru. Jadi memang kosong 1-5 ini," pungkasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.