JENEPONTO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), memberikan tanggapan terkait guru honorer yang nyaris lumpuh usai di suntik vaksin Sinovac.
Kepala Dinas Kesehatah (Kadinkes) Kabupaten Jeneponto, Susanti Masyur mengatakan, pihaknya telah melakukan vaksinasi sesuai prosedur dengan melakukan screening sebelum dilakukan vaksin.
Berdasarkan informasi dari pihak Dinkes Jeneponto, pihaknya telah merujuk guru honorer bernama Irawati ke Rumah Sakit Lanto Daeng Pasewang Jeneponto guna untuk mendapatkan perawatan medis.
Guru honorer bernama Irawati Spdi warga Dusun Bontosunggu Selatan, Desa Bungung Loe, Kecamatan Turatea, Jeneponto, Sulawesi Selatan, mengajar di Pondok Pesantren Al-Hikam Pitape.
Baca Juga: Covid-19 Melonjak, Gubernur Bali Perintahkan Perketat Pintu Masuk dan Percepat Vaksinasi
Irawati mengaku merasakan pusing dan mual serta tulang terasa sakit dan nyris lumpuh. Dia merasakan keluhan sakit tersebut usai di vaksin oleh tim vaksinasi dari Puskesmas Bontomate' ne pada 15 Juni 2021 lalu.
"Sebelum divaksin saya sudah menyampaikan keluhannya berupa sakit panas dingin dan habis dioperasi. Semua keluhan disampaikan, namun tetap divaksin oleh dokter," ujar Irawati.
(Sazili Mustofa)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.