JAKARTA - Gempa besar berkekuatan M5,4 mengguncang Pantai Utara Banggai, Sulawesi Tengah, Jumat ,(5/6/2026) Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.
Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,15° LS ; 123,13° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 72 Km arah timur laut Pulau Puah, Sulawesi Tengah pada kedalaman 99 km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya deformasi batuan dalam slab Lempeng Laut Sulawesi," ungkap Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto dalam keterangan tertulisnya.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( Thrust fault ).
Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Luwuk dan Bone Bolango dengan skala intensitas III-IV MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), daerah Gorontalo dengan skala intensitas III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).
Kemudian di daerah Pohuwatu, Boalemo dan Gorontalo Utara dengan skala intensitas II-III MMI ( Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang), daerah Taliabu dengan skala intensitas II MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah, benda – benda ringan yang digantung bergoyang).