Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pendaki Asal Bogor Meninggal di Gunung Merbabu Jalur Selo, Begini Kronologinya!

Yuwantoro Winduajie , Jurnalis-Minggu, 19 Juli 2026 |10:14 WIB
Pendaki Asal Bogor Meninggal di Gunung Merbabu Jalur Selo, Begini Kronologinya!
Ilustrasi Pendaki/Okezone
A
A
A

JAKARTA - Seorang pendaki asal Bogor,  meninggal dunia saat melakukan pendakian di Gunung Merbabu melalui jalur Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Korban bernama Adityo Rahmat Eko Prayudi (38), karyawan swasta asal Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Balai Taman Nasional Gunung Merbabu menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya seorang pendaki di jalur pendakian Selo, Gunung Merbabu, pada Sabtu (18/7/2026)," tulis keterangan Balai TN Gunung Merbabu, Minggu (19/7/2026).

Balai TN Gunung Merbabu menjelaskan, korban melakukan pendakian secara resmi bersama rombongan dengan kode booking F502D2. Korban tercatat melakukan check-in di Pos Pelayanan Pendakian Selo pada pukul 10.12 WIB setelah memenuhi seluruh persyaratan pendakian.

Saat perjalanan menuju puncak, korban mengeluhkan kondisi tubuh yang kurang sehat. Ketika berada di sekitar Pos Bayangan 1, korban memutuskan untuk tidak melanjutkan pendakian dan memilih kembali turun menuju Pos Pelayanan Pendakian.

Korban tiba kembali di Pos Pelayanan Pendakian pada pukul 11.30 WIB dan selanjutnya menuju basecamp untuk beristirahat. Namun sekitar pukul 11.58 WIB, korban tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri di depan basecamp.

Petugas Balai TN Gunung Merbabu bersama personel Polsek Selo, KPA Ranger Merbabu, dan tenaga medis kemudian memberikan pertolongan serta mengevakuasi korban ke Puskesmas Selo.

Berdasarkan keterangan dokter di Puskesmas Selo, korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 12.55 WIB dengan dugaan penyebab kematian henti jantung akibat serangan jantung (cardiac arrest ec. susp. heart attack).

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement