Blitar Heboh, Pasien Asam Lambung Kabur dari RS Hasil Swab Test Ternyata Positif Covid-19

Solichan Arif, Koran SI · Kamis 24 Juni 2021 07:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 24 519 2430068 blitar-heboh-pasien-asam-lambung-kabur-dari-rs-hasil-swab-test-ternyata-positif-covid-19-XewELDlCwk.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

BLITAR - Tidak sabar menunggu hasil swab test Covid-19 ketiga, laki laki berinisial LA (30) warga Desa Gleduk, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar memilih meninggalkan rumah sakit.

LA yang masuk rumah sakit karena keluhan asam lambung, merasa sudah sehat sekaligus jenuh. Hasil swab test pertama dan keduanya juga negatif.

Namun pada saat berhasil kabur dari rumah sakit, hasil swab test ketiga yang keluar Rabu (23/6) ini ternyata terkonfirmasi positif. "Hasil swab ketiganya terkonfirmasi positif," ujar Kasubag Humas Polres Blitar Kota Iptu Achmad Rochan kepada wartawan Rabu (23/6/2021). Rumah sakit tempat LA dirawat adalah rumah sakit swasta di Kota Blitar.

Statusnya bukan rumah sakit rujukan pasien Covid-19. Kendati demikian swab test kepada setiap pasien yang baru masuk telah menjadi ketentuan. Setelah dua hari dirawat, pada Selasa malam (22/6) LA sempat mendatangi bagian administrasi rumah sakit.

Ia hendak menyelesaikan tanggungan biaya perawatan sekaligus menyampaikan keinginannya pulang. Ia mengaku sudah sehat. Namun keinginannya tidak dituruti. LA diminta bersabar barang sehari sambil menunggu hasil swab test yang ketiga. "Yang bersangkutan mungkin meninggalkan rumah sakit pada dini hari," papar Rochan.

Situasi di rumah sakit sontak heboh. Karena dipastikan tidak ada di ruang perawatan, pihak rumah sakit langsung menghubungi satgas Covid-19. Bersama Tim Hunter Covid-19 Polres Blitar Kota, pencarian langsung dilakukan. LA ditemukan ada di rumahnya.

Di depan petugas ia mengaku sudah sehat dan merasa jenuh. "Yang bersangkutan kooperatif. Ia mengatakan jenuh," terang Rochan. Begitu juga saat diberitahu hasil swab test ketiganya dinyatakan terkonfirmasi positif. LA memilih patuh. Oleh satgas ia langsung dievakuasi ke gedung isolasi LEC Garum, Kabupaten Blitar.

Menurut Rochan, tracing dan swab test juga langsung dilakukan kepada keluarga LA. Selama menunggu hasil swab, keluarga LA diminta menjalani isolasi mandiri. Pelaksanaan isolasi mandiri dalam pengawasan satgas tingkat desa. "Hasil swab untuk keluarga belum keluar," pungkas Rochan.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini