Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cegah Penumpukan Pasien Covid-19 di RS, Kang Emil Gencarkan Isolasi Desa

Mohamad Yan Yusuf , Jurnalis-Jum'at, 25 Juni 2021 |14:43 WIB
Cegah Penumpukan Pasien Covid-19 di RS, Kang Emil Gencarkan Isolasi Desa
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Foto: BNPB)
A
A
A

JAKARTA – Gubernur Ridwan Kamil mengambil langkah guna menekan jumlah penderita Covid-19 di Jawa Barat dengan menggencarkan isolasi desa. Dengan langkah ini, warga yang terpapar virus corona tidak lagi perlu mengantre dli rumah sakit dan bisa memanfaatkan isolasi di wilayahnya.

Menurut Kang Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil, cara ini akan mampu mengurangi antrean masyarakat di rumah sakit sehingga penumpukan pasien tidak terjadi.

BACA JUGA: Viral Foto Selfie E-KTP Diperjualbelikan, Polri Lakukan Penyelidikan

"Memperbanyak ruang isolasi di desa-desa, agar tidak semua ke rumah sakit, yang sudah mau sembuh juga tidak usah berlama-lama di RS tapi ditransisikan di isolasi desa," jelas Emil dalam caption di akun instgramnya @ridwankamil, Jumat (25/6/2021).

Melansir situs pikobar.jabarprov.go.id penderita covid-19 di Jawa Barat telah mencapai 356.682 orang, 3.053 diantaranya terkonfirmasi positif sejak pukul 13.30 hari ini.

Kondisi ini membuat penumpukan di rumah sakit, di Bekasi misalnya, beberapa tenda darurat dibangun demi menampung pasien yang terpapar.

BACA JUGA: Terima 25 Ribu Botol Suplemen Kesehatan, Ridwan Kamil Akan Prioritaskan Nakes Zona Merah

Menyikapi itu, Emil langsung mengunjungi rumah rumah isolasi desa di Garut dan Purwakarta. Langkah mendapat dukungan dari warganet, dalam 3 jam 43,4 ribu telah menyukainya.

Selain membangun rumah isolasi desa, Pemprov Jawa Barat akan menyuplai beberapa alat bantu pernafasan ke sejumlah daerah. Anggaranya telah siap dan ditambah.

"Anggaran juga sedang kita kuatkan untuk peralatan darurat pernafasan untuk dikirim ke rumah sakit di daerah, tegas Emil.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement