Dalam pelaksanaan tugas Satgas Ops Nemengakawi tidak hanya melakukan tindakan represif ( Hard Approch ) tetapi juga mengutamakan tindakan Preemtif dan preventif ( Soft Approch ) melalui beberapa aktivitas seperti bakti sosial, binmas noken, piajar, dan penyaluran bibit pertanian, perikanan dan peternakan.
Hal ini nyatanya terbukti efektif dalam menangani KKB maupun kelompok kriminal politik. Tercatat total 26 orang yang tergabung dalam KKB menyerahkan diri dan berjanji setia kepada NKRI.
Berdasarkan rekap terakhir Satgas Ops Nemangkawi juga berhasil melakukan penggalangan kepada 166 tokoh orang Papua serta mengamankan 3 pucuk senjata api, 4 buah magazine, 87 buah amunisi dan 1 buah granat.
Sementara untuk Pelaksanaan Tugas Operasi Nemangkawi Tahap II 1 Juli 2021 nanti akan dilaksanakan kewilayahan oleh Polda Papua.
Berikut rincian korban meninggal dunia:
TNI
1. 22 Januari di Titigi, Intan Jaya, 1 orang TNI
2. 22 Januari di Hitadipa, Intan Jaya , 1 orang TNI
3. 12 Februari di Sugapa, Intan Jaya , 1 orang TNI
4. 15 Februari di Sugapa, Intan Jaya, 1 orang TNI
5. 25 April di Beoga, Puncak, 1 orang TNI
6. 18 Mei di Yahukimo , 2 orang TNI
Polri
1. 27 April di Ilaga, Kabupaten Puncak, 1 orang anggota Polri
2. 28 Mei di Pegunungan Bintang, 1 orang anggota Polri
Masyarakat
1. 21 Januari di Kenyam, Nduga, 1 orang masyarakat
2. 30 Januari di Homeyo, Intan Jaya, 1 orang masyarakat
3. 8 April di Beoga, Puncak, 1 orang masyarakat
4. 9 April di Beoga , Puncak, 1 orang masyarakat
5. 14 April di Omukia, Puncak, 1 orang masyarakat
6. 16 April di Ilaga, Puncak, 1 orang masyarakat
7. 3 Juni di Ilaga, puncak , 1 orang masyarakat
8. 4 Juni di Ilaga, Puncak , 3 orang masyarakat
9. 24 Juni di Yahukimo, 3 orang masyarakat
Total
TNI : 7 orang
Polri : 2 orang
Masyarakat : 13 orang
Total 22 orang meninggal dunia
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.