Sementara Rektor UMJ Ma’mun Murod menjelaskan, pemberian vaksinasi ini merupakan bentuk perlindungan terhadap para dosen, tenaga kependidikan dan pelayan publik dari paparan Covid-19. Jika berjalan sesuai target, maka kegiatan tatap muka bisa lebih cepat dilaksanakan.
"Penyuntikan vaksin dilakukan secara bergantian sebanyak 6 sesi per hari. Satu sesi selama 60 menit dengan 100 peserta. Insyaallah kami jadi lebih siap untuk menggelar pembelajaran tatap muka," katanya.
Kegiatan vaksinasi berlangsung di Gedung Fakultas Kedokteran dan Kesehatan (FKK) UMJ, Ciputat Timur. Dalam pelaksanaannya, pihak kampus melibatkan para dokter dan tenaga kesehatan dari Aliansi Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ).
Dijelaskan Murod, vaksinasi menggunakan AstraZeneca itu berjalan lancara pada tahap pertama lalu. Dia berharap, vaksinasi tahap kedua pada hari terakhir ini tetap terlaksana dengan baik. Penyelenggarannya sendiri dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga sore pukul 15.00 WIB.
"Dari pagi sampai sore, ini hari kedua. Mudah-mudahan semua berjalan dengan baik," ucapnya.
(Sazili Mustofa)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.