Kereta Api Lokal di Jatim Berhenti Beroperasi Selama PPKM Darurat

Avirista Midaada, Okezone · Sabtu 03 Juli 2021 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 03 519 2434931 kereta-api-lokal-di-jatim-berhenti-beroperasi-selama-ppkm-darurat-DdcRovN5Ql.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

SURABAYA Kereta api (KA) lokal di Jawa Timur berhenti beroperasi, selama masa pemberlakuan PPKM darurat. Setidaknya ada 8 KA lokal di Jawa Timur yang dihentikan operasinya selama PPKM darurat.

Adapun KA lokal tersebut yakni KA Dhoho relasi Stasiun Surabaya Kota – Kertosono – Blitar, KA Penataran relasi Stasiun Surabaya Kota – Malang – Blitar (PP), kemudian KA Penataran relasi Stasiun Malang – Surabaya Kota, KA Tumapel relasi Stasiun Gubeng – Malang, serta KA Ekonomi Lokal relasi Stasiun Pasar Turu – Cepu (PP).

Selanjutnya ada KA Ekonomi Lokal Bojonegoro relasi Stasiun Sidoarjo - Surabaya - Bojonegoro (PP), KA Ekonomi Lokal Kertosono relasi Stasiun Surabaya Kota - Kertosono (PP), dan KA Komuter relasi Stasiun Surabaya - Pasuruan (PP).

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengutarakan, para penumpang yang terlanjur memesan tiket KA lokal bisa melakukan pengembalian tiket.

“Bagi calon penumpang KA Lokal yang sudah memiliki tiket tersebut, dapat melakukan proses pembatalan tiket di seluruh stasiun online, penjualan tiket atau layanan Contact Center 121. Bea tiket akan dikembalikan penuh atau 100 persen di luar bea pesan oleh KAI,” ujar Luqman saat dikonfirmasi pada Sabtu (3/7/2021).

Proses pembatalan tiket dikatakan Luqman, dapat dilakukan hingga maksimal 30 hari setelah jadwal keberangkatan KA, yang tertera di tiket. Sementara bagi masyarakat yang ingin mengetahui proses pembatalan tiket, dapat menghubungi contact center KAI 121.

“Kami sampaikan permohonan maaf kepada penumpang yang perjalanannya dibatalkan selama masa PPKM darurat. Langkah ini dilakukan guna menekan penyebaran Covid-19,” tuturnya.

Baca Juga : PPKM Darurat, Sebagian Kereta Keberangkatan Daop 1 Jakarta Dibatalkan

Sementara itu bagi KA jarak jauh yang masih beroperasi, selama PPKM darurat KAI memberlakukan sejumlah persyaratan. Persyaratan ini dimulai dari menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam, atau rapid test antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan. Selain itu, pelanggan juga diharuskan menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi Covid-19 dosis pertama.

“Bagi pelanggan dengan kepentingan khusus yang tidak atau belum divaksin, dengan alasan medis tetap dapat menggunakan kereta api jarak jauh dengan menunjukkan surat keterangan dari dokter spesialis, dan disertai surat negatif RT- PCR atau rapid test antigen yang masih berlaku,” pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini