SIDOARJO - Berawal dari kesamaan visi kemanusiaan menolong warga sekitar, sebuah komunitas relawan di Sidoarjo Jawa Timur, sediakan lebih dari 10 ambulan yang berasal dari mobil pribadi, dan dibayar sukarela atau gratis bagi duafa.
Semenjak pandemi Covid-19 tak jarang para relawan ini kesulitan mendapatkan rumah sakit, hingga harus berpindah pindah rumah sakit hingga warga sakit tersebut mendapatkan tempat perawatan.
Ambulan-ambulan ini sebagian besar dimiliki oleh anggotanya secara pribadi, yang saat ini menjadi tumpuan warga yang sakit atau mengalami kesulitan, untuk dapat diantarkan menuju fasilitas kesehatan, di saat ambulan ambulan milik rumah sakit tak dapat atau sulit diakses, karena sibuk menerimkan pasien Covid 19.
Seperti yang diakui oleh Sutoko yang setiap harinya bekerja sebagai tenaga keamanan, dan kini memiliki 2 buah ambulan yang awal dibeli dan diubah dari mobil bekas.
"Setiap hari bisa antar warga sakit atau kecelakaan hingga 4 orang, tak hanya mengantarkan di dalam kabupaten sidoarjo saja namun juga hingga luar kota," jelasnya.
Komunitas relawan ini dibentuk 3 tahun lalu, saat ini telah memiliki lebih dari 10 ambulans baik milik pribadi atau hibah dari sebuah lembaga, dan disebar di berbagai tempat di kawasan Kabupaten Sidoarjo.