Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement
898

Menkes Bingung, PPKM Darurat Berlaku Jalan di Jakarta Masih Macet

Kiswondari , Jurnalis-Senin, 05 Juli 2021 |17:39 WIB
Menkes Bingung, PPKM Darurat Berlaku Jalan di Jakarta Masih Macet
Ilustrasi.(Foto:Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, mengaku bingung bahwa mobilitas di Jakarta masih cukup tinggi dan menimbulkan kemacetan di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sejak 3 Juli sampai 20 Juli mendatang.

Hal ini disampakkan Menkes dalam rapat dengan Komisi IX DPR, bersama dengan BPOM, BPKP, BPJS Kesehatan, PERSI, IDI dan IDAI secara daring di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (5/7/2021).

Menurutnya, kebijakan PPKM diambil karena monilitas masyarakat yang sangat tinggi dan sulit disiplin.

"Di halaman selanjutnya yang juga sangat penting karena saya tidak tampilkan di sini tapi semua ini terjadi karena mobiltas tidak terkontrol. Jadi kenaikan ini terjadi karena pergerakan masyarakat sulit diminta agar disiplin," kata Budi dalam pemaparannya.

Baca Juga: Sandiaga Tegaskan Program Pemulihan Pariwisata Tetap Berjalan Meski PPKM Darurat

Bahkan, kata mantan Dirut Bank Mandiri ini, masih melihat bahwa jalan-jalan di Jakarta terjadi kemacetan saat PPKM Darurat diberlakukan

"Saya masih melihat di jalaj jalan di jakarta sudah diimplementasi ppkm darurat masih juga macet. Sampai beberapa teman-teman kita terlambat untuk hadir," ujarnya.

Oleh karena itu, Budi mengingatkan bahwa yang sangat penting adalah disiplin, tidak mungkin bisa mengontrol pandemi ini kalau semua pihak tidak disiplin. Dan PPKM Darurat ini juga dilakukan untuk membatasi mobilitas masyarakat.

"Dengan adanya PPKM darurat 3-20 Juli tujuan kita memang memang menghambat mobilitas. Mempersulit mobilitas agar kita bisa mengurangi laju pandemi ini," pungkas Budi.

(Sazili Mustofa)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement