Alsintan Tingkatkan Produktivitas Petani Bali

Karina Asta Widara , Okezone · Selasa 06 Juli 2021 20:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 06 1 2436552 alsintan-tingkatkan-produktivitas-petani-bali-1SweuRmtdG.jpg Foto: Dok Kementan

JAKARTA - Kementerian Pertanian terus bekerja keras meningkatkan produktivitas pertanian. Salah satunya dengan memoderasi pertanian menggunakan alat mesin pertanian (alsintan). Penyaluran alsintan untuk petani di Kabupaten Bangli, Bali terbukti meningkatkan produktivitas pertanian.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menerangkan, pola pertanian Indonesia telah bergeser dari tradisional ke modern. Hal itu ditandai dengan penggunaan mekanisasi dalam sistem pertanian Indonesia.

"Alsintan membantu petani meningkatkan produktivitas pertanian mereka. Alsintan itu ciri pertanian yang maju, mandiri dan modern," kata Mentan SYL.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Ali Jamil menuturkan, alsintan membantu efektivitas pertanian dan memangkas biaya produksi petani. Dengan begitu, petani akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar dengan menggunakan alsintan.

"Untuk penggarapan lahan dengan alsintan tak membutuhkan waktu lama. Juga tak memerlukan tenaga kerja yang banyak. Alsintan menghemat biaya produksi petani," ucap Ali.

 BACA JUGA: Pemerintah Daerah Harus Bisa Manfaatkan Alsintan untuk Kembangkan Pertanian

Kementan, Ali melanjutkan, terus berupaya memoderasi pertanian Indonesia agar semakin adaptif dengan era 4.0.

"Kami terus melakukan modernisasi pertanian, salah satunya dengan alsintan. Alsintan ini sejalan dengan tujuan pembangunan pertanian nasional yaitu menyediakan pangan untuk seluruh rakyat, menyejahterakan petani dan menggenjot ekspor," katanya.

Direktur Alsintan Ditjen PSP Kementan, Andi Nur Alamsyah menambahkan, alsintan yang dikelola dengan baik akan memberikan pemasukan lebih kepada petani yang tergabung dalam kelompok tani (poktan) dan gabungan kelompok tani (gapoktan). Selain itu pengelolaan alsintan juga didorong melalui UPJA sehingga pemanfaatannya lbh efektif dan optimal.

"Dengan begitu, petani akan mendapatkan nilai tambah dari hasil usaha penyewaan alsintan ini," tutur Andi. (CM)

(yao)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini