Kerja Sama dengan Jasindo, Kementan Tegaskan AUTP Solusi Petani agar Tak Merugi

Agustina Wulandari , Okezone · Minggu 18 Juli 2021 18:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 18 1 2442509 kerja-sama-dengan-jasindo-kementan-tegaskan-autp-solusi-petani-agar-tak-merugi-XAk1ZLRcFR.jpg AUTP. (Foto: Dok.Kementerian Pertanian)

JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) menjalin kerja sama dengan Asuransi Jasindo melakukan uji coba dengan menyasar para petani melalui AUTP (Asuransi Usaha Tani Padi) berbasis indeks hasil padi atau disebut AUTP berbasis Indeks Hasil Panen Padi Berbasis Area (IHPPBA).

Program Asuransi ini merupakan bagian dari Project of Capacity Development For The Implementation of Agricultral Insurance In The Republic of Indonesia (CDIAI) yang diinisiasi oleh BAPPENAS bekerja sama dengan JICA (Japan Indonesia Corporation Agency), Kementerian Pertanian, Kementerian Keuangan, dan OJK.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menjelaskan, program AUTP merupakan proteksi kepada petani agar mereka tak mengalami kerugian ketika mengalami gagal panen. Mentan SYL sadar betul jika pertanian merupakan sektor yang cukup rentan terhadap perubahan iklim dan serangan OPT (Organisme Pengganggu Tanaman).

"AUTP ini menjadi pelindung bagi petani agar mereka tak mengalami kerugian ketika terjadi gagal panen akibat perubahan iklim maupun serangan OPT," kata Mentan SYL.

Baca Juga: Hama Wereng Menyerang, Kementan Ajak Petani Bondowoso Asuransikan Lahan

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Ali Jamil menambahkan, dengan mengikuti program AUTP petani akan mendapatkan perlindungan ketika terjadi gagal panen. Perlindungan itu berupa pertanggungan sebesar Rp6 juta per hektare per musim.

"Dari premi yang dibayarkan, petani akan mendapat pertanggungan ketika mengalami gagal panen. Dengan begitu, petani akan tetap memiliki modal kembali untuk memulai budidaya pertanian mereka," tutur Ali.

Dikatakannya, program AUTP sejalan dengan tujuan pembangunan pertanian nasional yakni menyediakan pangan bagi seluruh rakyat, meningkatkan kesejahteraan petani dan menggenjot ekspor.

"AUTP menjaga tingkat produktivitas petani, sehingga mereka tak kehilangan sisi produktifnya ketika terjadi gagal panen. Dengan AUTP, tingkat kesejahteraan petani juga terjaga dengan baik," ucapnya.

Direktur Pembiayaan Ditjen PSP Kementan Indah Megahwati menambahkan, program proteksi AUTP ini diberikan lantaran Kementan sadar betul risiko yang bisa dihadapi petani dalam mengembangkan budidaya pertanian mereka.

"Petani itu dasar dari direalisasikannya program AUTP ini. Petani tak boleh terganggu produktivitas dan kesejahteraannya. Untuk menjaga hal itu, AUTP merupakan upaya ampuh memproteksi budidaya pertanian dan petani itu sendiri," kata Indah.

CM

(yao)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini