Tingkatkan Produktivitas, Mentan Dorong Petani Pangkep Tiga Kali Tanam Dalam Semusim

Fitria Dwi Astuti , Okezone · Senin 19 Juli 2021 18:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 1 2443046 tingkatkan-produktivitas-mentan-dorong-petani-pangkep-tiga-kali-tanam-dalam-semusim-MQphBz4GOa.jpg Foto: Dok Okezone

Pangkep - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mendorong para petani padi di Desa Pinaikang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan untuk memacu produktivitasnya dengan melakukan tiga kali tanam dalam satu musim. Pola tanam semacam itu perlu dilakukan mengingat Pangkep adalah Kabupaten subur yang memiliki potensi besar dalam sektor pertanian.

Apalagi, kata Mentan, Kementerian Pertanian (Kementan) saat ini sudah memiliki varietas unggul yang bisa mempercepat usia panen dengan hasil produksi yang sangat maksimal.

"Begini, kalau kau cuma dua kali tanam, berarti kau cuma pakai 12 bulan itu hanya enam bulan dalam setahun. Lalu setengahnya kau buang. Nah sekarang kita harus gunakan apa yang ada agar bisa kita tanam dulu sambil tunggu rentangan tanam lagi," ujarnya, pada Senin (19/7/2021).

 Baca Juga: Petani Hingga Nelayan di Garut Rasakan Manfaat Jalan Usaha Tani Kementan

Mentan mengatakan, untuk memanfaatkan sisa waktu yang enam bulan berikutnya, para petani bisa melakukan olah taman jagung, kedelai atau kacang hijau yang memiliki banyak permintaan ekspor.

"Enam bulan sisanya harus kita intervensi. boleh jagung boleh. boleh kedelai boleh. Tanah itu di kepala saya tidak boleh nganggur selama lebih dari 20 hari. Sekarang bisa buat tiga kali tanam dan Pangkep itu bagus banget," katanya.

Untuk mewujudkan hasil yang maksimal, Mentan berjanji akan membantu petani Pangkep dengan alsintan berupa Combain Harvester. Alat mesin tersebut, menurutnya bisa mempercepat masa panen, sehingga tanah yang ada bisa dipersiapkan untuk masa tanam berikutnya.

"Abis ini selesaikan pakai combain ya. kalau mau pake kedelai hitam, ubi kayu dll juga bisa. Pak Dirjen tolong mainkan bibitnya. Pak Bupati saya titip Pangkep agar menjadi contoh pertanian modern," katanya.

Dia menambahkan, semua kegiatan pertanian di Kabupaten Pangkep sudah dihitung matang, sehingga hasilnya bisa memenuhi kebutuhan lokal maupun nasional.

"Seperti halnya yang dikatakan Bapak Presiden bahwa pertanian itu jangan hanya lihat data, namun juga turun ke lapangan seperti apa kondisinya. Alhamdulillah produksinya bagus. Saya lihat sekarang para bupati dan para gbernur turun langsung ke lapangan. Ini yang terus kita dorong sehingga produktivitas kita meningkat," tuturnya.

CM

(yao)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini