Takut Terpapar, Warga Tutup Akses Menuju RSD GOR Glora Bung Tomo

Antara, · Jum'at 23 Juli 2021 16:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 23 519 2445007 takut-terpapar-covid-19-sejumlah-warga-tutup-akses-menuju-rsd-gor-glora-bung-tomo-A2ven61Yyz.jpg Warga menutup akses menuju RSD GOR Glora Bung Tomo (Foto: Antara)

SURABAYA - Sejumlah warga menutup akses menuju Rumah Sakit Darurat GOR Indoor kompleks Gelora Bung Tomo (GBT) di Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya, Jatim, karena khawatir tertular Covid-19, Jumat (23/7/2021).

Camat Pakal Tranggono Wahyu Wibowo membenarkan adanya sejumlah warga Jawar, Kelurahan Sumberejo, menutup akses RS Darurat GOR Indoor GBT yang semula direncanakan mulai beroperasi pada hari ini.

"Alasan mereka takut ketularan dan lain lain. Nanti malam akan kami sosialisasi ke warga," kata Tranggono.

Baca juga: 16 Gedung Disulap Jadi RS Darurat Covid-19, Ini Daftarnya

Saat ditanya apakah tidak ada sosialisasi dari Pemkot Surabaya kepada warga perihal pengalihan fungsi GOR Indoor GBT untuk rumah sakit darurat, Tranggono menjelaskan bahwa pengurus Rukun Warga (RW) setempat sudah dikabari soal itu. Hanya saja, pihak RW tidak bisa menjelaskan kepada warga soal RSD tersebut.

"Kami mengumpulkan orang banyak kesulitan karena situasi seperti ini. Nanti tokoh-tokohnya akan kami kumpulkan lagi," katanya.

Baca juga: Erick Thohir Buka-bukaan soal RS Darurat Covid-19 di Jakarta

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pada saat kunjungannya ke RS Darurat GOR Indoor GBT yang berkapasitas 225 tempat tidur pada Kamis 22 Juli 2021. Dia mengatakan, dipilihnya hari Jumat karena hari itu merupakan yang terbaik.

"Diawali niat yang baik semoga segera berakhir Covid-19 di Kota Surabaya," kata Eri.

Saat kunjungannya tersebut, Wali Kota Eri mengecek bagian dalam ruangan, mulai dari tempat tidur dalam GOR, ruangan Unit Gawat Darurat (UGD) hingga toilet.

Bahkan, di sela-sela pengecekannya itu, Eri juga memastikan kondisi tempat tidur termasuk ketersediaan hand sanitizer di kaki tempat tidur, demi memberikan kenyamanan pasien Covid-19.

Eri menjelaskan, untuk RS Darurat GOR Indoor GBT itu, rencananya diambil dari pasien RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH) di wilayah Surabaya barat. Sebab, kata dia, saat ini jumlah pasien yang berada di RS BDH itu penuh.

Baca juga: Covid-19 Kian Meluas, RS Darurat Dibangun di Setiap Kelurahan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini