Panglima TNI Tinjau Dua Lokasi Isolasi Pasien Covid-19 di Bandung

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 24 Juli 2021 18:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 24 525 2445445 panglima-tni-tinjau-dua-lokasi-isolasi-pasien-covid-19-di-bandung-v4knoki5Q2.jpg Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau lokasi Isoter di Bandung (Foto: Puspen TNI)

BANDUNG - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto didampingi Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, Kabaharkam Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto, dan Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Imran Baidirus meninjau pelaksanaan Isolasi Terpusat (Isoter) di RSUD Al-Ihsan dan Wisma Atlet Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (24/7/2021).

Panglima dan rombongan tiba di Isoter RSUD Al-Ihsan disambut oleh Bupati Kabupaten Bandung Dadang Supriatna, dan Direktur RSUD Al-Ihsan Dewi Basmallah.

Saat berdialog dengan salah satu pasien Isoter di RSUD Al-Ihsan Bandung Tia yang juga berprofesi sebagai dokter, Panglima TNI menyampaikan bahwa kunjungan kerjanya di Jawa Barat adalah untuk meninjau secara langsung pelaksanaan Isoter di dua lokasi yang berada di Tanah Pasundan.

Dia juga memberikan semangat kepada dokter dan para pasien lainnya yang sedang menjadi pejuang negatif Covid-19 dengan menjalani Isoter.

Baca juga: Panglima TNI Pimpin Sertijab Koorsahli, Komandan Puspom, Komandan PMPP dan Kapusdalops

“Semoga pengalaman bu dokter dapat menambah semangat bagi pasien lainnya supaya kuat menghadapi cobaan seperti yang ibu dokter sudah hadapi. Saya juga mendoakan agar ibu dokter segera sembuh dan segera keluar untuk bisa berdinas kembali karena masyarakat sangat membutuhkan tenaga kesehatan,” ujarnya.

Panglima TNI menjelaskan bahwa saat ini pemerintah sudah membuat kebijakan untuk membangun beberapa lokasi Isoter dan dilengkapi alat kesehatan. Nantinya TNI dan Polri juga akan mengerahkan tenaga kesehatan di tempat Isoter dan  juga akan melaksanakan tracer secara digital dan tracer di lapangan di setiap Kecamatan.

Baca juga: TNI Kejar Target 70% Vaksinasi di Jakarta Sebelum 17 Agustus

“Mudah-mudahan dengan aplikasi Silacak ini kegiatan tracing kita bisa tinggi, sehingga positif rate-nya bisa turun, saat ini masih 20 sampai 25% dan harapan kita bisa di angka 5%," ucapnya. 

Sementara di Wisma Atlet Jalak Harupat, Panglima TNI di hadapan awak media menyampaikan bahwa saat ini kasus aktif di Indonesia masih cukup tinggi. Sehingga, seluruh komponen harus bekerja bersama-sama secara serius untuk menangani pandemi Covid-19.

“Ada pelajaran yang berharga ketika lebaran tahun ini  yaitu dua minggu setelah lebaran kasus aktif melonjak," ungkapnya.

“Ada beberapa yang harus dilakukan dalam menghadapi lonjakan kasus Covid-19 yaitu melaksanakan tracing kontak, vaksinasi dan yang terakhir melaksanakan pembagian obat,” imbuhnya.

Selanjutnya Panglima TNI mengatakan bahwa saat ini TNI-Polri diberi tugas untuk menyiapkan Isoter di beberapa lokasi, salah satunya di wilayah Jawa Barat. “Hari ini saya melaksanakan pengecekan secara langsung lokasi Isoter di wilayah Bandung dan Alhamdulilah semuanya bisa berjalan dengan baik sesuai dengan harapan. Saya juga sudah melihat ruang ICU nya sudah ditambah jumlahnya,” terangnya.

“Dengan adanya lokasi Isoter disetiap wilayah dapat membantu pasien Covid-19. Nantinya TNI-Polri akan membantu pelaksanaan vaksinasi dan tracing secara terus menerus dan masif, sehingga kita bisa menekan angka kasus positif ketingkat paling rendah,” tuturnya.

Baca juga: Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Serbuan Vaksinasi di SDN Duri Pulo Jakpus

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini