Batasi Pergerakan Warga, Otoritas Sydney Minta Bantuan Militer

Antara, · Jum'at 30 Juli 2021 12:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 30 18 2448372 batasi-pergerakan-warga-otoritas-sydney-minta-bantuan-militer-ZNjJ21btCu.jpg Otoritas Sydney minta bantuan militer untuk batasi pergerakan warga (Foto: Reuters)

“Dengan peningkatan aktivitas penegakan selama minggu mendatang, saya sekarang telah membuat permintaan resmi kepada perdana menteri untuk personel (Angkatan Pertahanan Australia) untuk membantu operasi itu,” terang Komisaris Polisi New South Wales Mick Fuller dalam sebuah pernyataan melalui email.

Pada Rabu (28/7), Berejiiklian memperpanjang penguncian di Sydney untuk satu bulan lagi, namun mengizinkan sebagian proyek konstruksi untuk dilanjutkan selama pekerja tidak melakukan kontak dengan penduduk.

Pembatasan tersebut diperkirakan akan dapat memakan banyak korban dari segi ekonomi, dengan New South Wales yang berkontribusi terhadap sepertiga ekonomi Australia.

Meski demikian, Berejiklian mengatakan pembatasan perlu tetap dilakukan karena terlalu sedikit orang di Sydney yang telah divaksin, di tengah persediaan vaksin Pfizer yang terbatas.

Semua orang dewasa di Sydney kini telah didesak untuk mencari vaksin AstraZeneca. Tetapi dengan alasan pembekuan darah yang langka, banyak yang enggan dan lebih memilih menunggu beberapa bulan ketika Australia diperkirakan akan menerima pasokan vaksin tambahan buatan Pfizer.

Hanya sekitar 17 persen warga di atas 16 tahun yang telah divaksinasi lengkap di New South Wales.

Sejauh ini, lebih 2.800 kasus telah terdeteksi, dengan 182 orang dirawat di rumah sakit, sementara 54 berada dalam perawatan intensif dan 22 di antaranya membutuhkan ventilasi.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini