Varian Delta Melonjak, Kasus Global Naik 80 Persen

Antara, · Minggu 01 Agustus 2021 16:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 01 18 2449214 varian-delta-melonjak-kasus-global-naik-80-persen-EcCxJ3jzQR.jpg Tangkapan layar Menlu RI Retno Marsudi saat keterangan pers lewat video di YouTube (Foto: Antara/YouTube Sekretariat Presiden)

JAKARTA - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan kenaikan kasus global meningkat 80 persen akibat varian Delta dalam satu bulan terakhir.

"Pada tanggal 30 Juli 2021, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus bahkan sampaikan dalam 4 minggu terakhir (1 bulan terakhir), kenaikan kasus global meningkat 80 persen akibat varian Delta," ungkap Retno Marsudi pada keterangan pers lewat video yang diunggah oleh Sekretariat Presiden di kanal Youtube, Minggu (1/8).

Retno mengatakan banyak negara khususnya di kawasan Asia Tenggara mengalami kenaikan kasus Covid-19 secara signifikan.

Angka kematian di dunia juga mengalami kenaikan sebesar 10 persen dibanding minggu lalu.

"Pada periode tanggal 19-25 Juli 2021, WHO juga mencatat jumlah kematian sebesar 69,000 orang atau naik sebesar 21 persen dari minggu sebelumnya," terangnya.

(Baca juga: Militer AS Bantu Tanker Minyak Israel yang Diserang di Lepas Pantai)

Dirjen WHO juga masih memberikan perhatian terhadap kesenjangan vaksinasi Covid-19 di tingkat global yang masih lebar.

"Di kawasan Eropa tingkat vaksin disuntikkan berbanding populasi sebesar 84,9 persen, kawasan Amerika Utara sebesar 82,5 persen. Sedangkan di kawasan Afrika hanya 4,6 persen dibandingkan populasi.

Sedangkan di kawasan Asia Tenggara mencapai 21,7 persen (berbanding populasi).

Khusus untuk Indonesia, hingga saat ini baru sekitar 24,49 persen dari total populasi yang sudah menerima vaksin Covid-19 atau setara 67.761.337 dosis.

"Insya Allah dengan terus berdatangan vaksin dari berbagai sumber ke Indonesia, kita dapat mempercepat program vaksinasi bagi masyarakat Indonesia yang pada akhirnya diharapkan dapat menekan penyebaran Covid-19," terangnya.

(Baca juga: Wanita Ini Mengemudi Mobil Selama Setahun Membawa Mayat 2 Keponakan)

Pada Minggu (1/8) siang, sebanyak 3,5 juta dosis vaksin merek Moderna buatan Amerika Serikat (AS) tiba di Indonesia.

Indonesia juga akan menerima 620 ribu dosis vaksin AstraZeneca dari Inggris pada Senin (2/8).

Kementerian Luar Negeri mencatat Indonesia telah menerima sebanyak 178,357,880 dosis vaksin Covid-19. Yakni 144.700.280 dosis dalam bentuk curah dan 33,657,600 dosis vaksin jadi.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini