Varian Delta di China Meluas, Kasus Bertambah 75

Antara, · Senin 02 Agustus 2021 05:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 02 18 2449348 varian-delta-di-china-meluas-kasus-bertambah-75-zNv5Q3Ya0P.jpg Virus Covid-19 varian Delta (Foto: Antara/Shutterstock)

BEIJING - China pada Minggu (1/8) melaporkan 75 kasus baru Covid-19 di wilayah daratan yang tercatat pada 31 Juli, termasuk kasus baru varian Delta penularan lokal di delapan provinsi. Angka itu naik dari 55 kasus sehari sebelumnya.

Gelombang baru itu jadi bagian dari wabah varian Delta Covid-19 yang terus meluas dan makin memburuk, setelah berbulan-bulan China mencatat nol kasus atau sedikit kasus penularan lokal.

Provinsi Jiangsu di bagian timur mencatat 30 kasus baru penularan lokal, naik dari 19 dari hari sebelumnya.

Sebelumnya dikabarkan pada Sabtu (31/7) bahwa sebuah klaster di ibu kota provinsi itu, Nanjing, telah meningkat menjadi 184 kasus.

Para pejabat pada Jumat (30/7) mengatakan kasus awal wabah di Nanjing terkait dengan pekerja Bandara Internasional Lukou yang tertular setelah membersihkan sebuah pesawat dari Rusia yang membawa penumpang terinfeksi.

(Baca juga: Haniyeh Terpilih Kembali Sebagai Ketua Hamas)

Mereka mengonfirmasi bahwa kasus-kasus tersebut disebabkan oleh varian Delta virus corona.

Sebanyak 12 kasus baru juga dilaporkan di Henan, China bagian tengah, di mana kota Zhengzhou yang terhantam banjir melaporkan 11 kasus baru pada Sabtu (31/7), selain 16 kasus tanpa gejala. China tidak memasukkan jumlah kasus tanpa gejala ke data resmi.

Total jumlah kasus infeksi terkini China mencapai 1.022 kasus, dengan nol kematian baru yang dilaporkan. Selama pandemi, negara itu mencatat 93.005 kasus Covid-19.

(Baca juga: Varian Delta Melonjak, Kasus Global Naik 80 Persen)

Hingga 30 Juli, China telah memberikan 1,6 miliar dosis vaksin Covid-19 kepada penduduknya.

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini