Sumbangan Rp2 Triliun Tidak Jelas, Anak Akidi Tio Dijemput Polisi

Era Neizma Wedya, iNews · Senin 02 Agustus 2021 14:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 02 610 2449599 sumbangan-rp2-triliun-tidak-jelas-anak-akidi-tio-dijemput-polisi-CSDSwMKiIu.jpg Anak Akidi Tio dijemput polisi terkait sumbangan Rp 2triliun (Foto : iNews)

PALEMBANG - Sumbangan Rp2 triliun yang diberikan oleh keluarga almarhum Akidi Tio melalui anak bungsunya Heriyanti hingga saat ini belum jelas keberadaannya. Diketahui, sumbangan itu telah diberitakan secara simbolis beberapa waktu lalu.

Heriyanti akhirnya dijemput langsung oleh Dir Intelkam Polda Sumsel, Kombes Pol Ratno Kuncoro untuk dibawa ke Mapolda Sumsel, Senin (2/8/2021) sekira pukul 13.00 WIB.

Heriyanti yang tiba di Mapolda menggunakan mobil Hyundai Tacson Hitam dengan Nopol BG 23 PP, begitu turun dari mobil langsung menuju ruangan Dirreskrimum, Kombes Pol Hisar Siallagan di lantai 2 Gedung Widodo Budidarmo.

Sebelum tiba di Mapolda Sumsel, Heriyanti diajak Ke Bank Mandiri, Jalan Kapten A Rivai, Palembang. Diduga, di rekening tidak ada uang bantuan Rp2 Triliun yang seperti telah diberikan secara simbolis kepada Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri pada Senin 26 Juli 2021, sehingga Heryanti diamankan ke Mapolda Sumsel.

Sedangkan Heriyanti yang mengenakan baju batik berwarna biru dan celana panjang hitam berjalan dengan menghiraukan awak media sembari menutup wajahnya. Hingga kini Heriyanti masih menjalani pemeriksaan di Polda Sumsel terkait statusnya setelah memberikan bantuan secara simbolis sebesar Rp2 triliun.

Baca Juga : Soal Sumbangan Rp2 Triliun Keluarga Akidi Tio, Mahfud : Semoga Nyata

Diketahui, keluarga almarhum Akidi Tio menyatakan bahwa sumbangan Rp2 triliun akan diserahkan bersama pihak perbankan dan notaris yang dibentuk Polda Sumsel.

Pada awalnya, seluruh anak pengusaha tajir asal Aceh itu ingin datang ke Palembang guna menyaksikan pemberian sumbangan tersebut tapi terkendala PPKM Level IV di DKI Jakarta. "Awalnya anak-anaknya mau hadir tapi terkendala PPKM di Jakarta jadi tidak bisa," kata perwakilan keluarga Akidi Tio, Hardi Darmawan,

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini