Setelah terlantar kurang lebih lima jam, jenazah dikawal pulang ke rumah keluarga di Oebelo. Hal tersebut terjadi lantaran belum tersedianya ambulance serta lahan TPU korban covid bagi warga Kabupaten Kupang, NTT.
"Keterlambatan ini karena lambatnya koordinasi antara tim gugus Covid dari Kabupaten Kupang dan Kota Kupang. Anak mereka diperiksa dua kali dan hasilnya positif Covid, sehingga harus dimakamkan sesuai protokol covid," ujar Kapolsek Oebobo AKP Magdalena Mere, Selasa (3/8/2021).
Kini, jenazah sudah diserahkan kepada keluarga dan dibawa pulang untuk selanjutnya akan dimakamkan.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.