Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Rekomendasi Hidangan Para Raja di Nusantara yang Bisa Kamu Coba #DiRumahAja

Karina Asta Widara , Jurnalis-Jum'at, 06 Agustus 2021 |11:53 WIB
Rekomendasi Hidangan Para Raja di Nusantara yang Bisa Kamu Coba #DiRumahAja
Foto: Dok Freepik
A
A
A

2. Salad Huzaren (Daerah Istimewa Yogyakarta)

 

Foto (Instagram @graciasalad)

Salad Huzaren merupakan salah satu kuliner favorit Sri Sultan Hamengkubuwono VIII. Sajian yang awalnya berasal dari Belanda satu ini berisikan aneka sayuran dan telur rebus yang disiram dengan saus mayonais dan parutan keju di atasnya sehingga memiliki rasa yang sedikit asam dan gurih. Tentu saja yang menjadikannya terasa khas adalah tambahan rempah lada dicampur ke dalam sausnya. Untuk Anda yang mencoba membuat salad huzaren, berikut resepnya.

Bahan-bahan

• 250 gr wortel

• 2 buah ketimun

• 2 buah nanas madu

• 1/2 buah selada

• 2 telur rebus, pisahkan putih dan kuningnya

• 600 ml air

• 2 sdt cuka masak

• 4 sdm mayonais

• 3 sdm mustard

• 3 sdm maizena

• 1 sdt garam

• 4 sdm gula pasir

• 1 sdt lada

Cara Membuat

1. Potong-potong semua sayuran dan telur rebus sesuai dengan selera, lalu sisihkan.

2. Hancurkan kuning telur rebus dengan garpu.

3. Saus: masak jadi satu yaitu air, kuning telur rebus, mayonais, mustard, garam, gula pasir, lada, dan maizena. Setelah mengental, matikan api, masukkan cuka masak, lalu aduk.

4. Campur sayur dan buah beserta saus. Sobek-sobek selada, taburkan di atasnya, dan salad bisa langsung dinikmati.

3. Bebek Timbungan (Bali)

 

Foto (Dok Okezone)

Bebek timbungan adalah sajian istimewa yang merupakan hidangan raja-raja atau pejabat tinggi di Bali saat menggelar pesta. Makanan ini, memiliki cita rasa yang pedas dan gurih, dimasak menggunakan bumbu genep atau rempah khas Bali. Bebek timbungan memiliki tekstur daging bebek sangat empuk dan berlumur rempah yang rasanya meresap sampai ke dalam.

Sajian bebek timbungan ini memang sangatlah istimewa. Sebab, dahulu makanan satu ini ternyata hanya dipersembahkan untuk para raja, keluarga kerajaan, upacara khusus, dan tamu kerajaan.

Proses memasaknya memakan waktu hingga 15 jam, itulah yang menjadi salah satu alasan hidangan ini hanya dibuat untuk acara tertentu. Namun, seiring berjalannya waktu suguhan bebek timbungan kini bisa dinikmati siapa saja, termasuk para wisatawan yang berkunjung ke Bali.

Tapi, jika Anda mau membuat bebek timbungan ini sendiri #DiRumahAja, Anda bisa membuatnya dengan resep sederhana berikut ini atau bisa memesannya di berbagai e-commerce #DiIndonesiaAja

Bahan-bahan

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement