Dalam 12 Jam Merapi Luncurkan 27 Kali Lava Pijar Sejauh 1,5 Km

Priyo Setyawan, Koran SI · Sabtu 07 Agustus 2021 20:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 07 510 2452469 dalam-12-jam-merapi-luncurkan-27-kali-lava-pijar-sejauh-1-5-km-tIgkF5Oty5.jpg Gunung Merapi. (Foto: Ilustrasi/Dok BPPTKG)

SLEMAN - Aktivitas Gunung Merapi di perbatasan Sleman DIY, Magelang, Boyolali dan Klaten Jawa Tengah hingga Sabtu (7/8/2021) masih berlangsung. Semburan awan panas atau yang biasa disebut wedus gembel dan luncuran lava pijar terus terjadi.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi  Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat, awan panas terjadi pukul 14.35 WIB di seismogram dengan amplitudo 48 mm dan durasi 182 detik. Jarak luncur 2.000 m ke arah barat daya.

BPPTKG juga mencatat, pada periode pukul 00.00 WIB-12.00 WIB, terjadi 27 kali luncuran lava pijar. Rinciannya 21 kali pada periode pukul 00.00 WIB-06.00 WIB dengan jarak luncur 1500 m dan enam kali pada periode 06.00 WIB-12.00 WIB. Jarak luncur 800 m-1200 m. 

“Semua luncuran lava pijar mengarah ke barat daya,” kata penyusun laporan aktivitas Gunung Merapi BBPTKG, Alzwar Nurmanaji, Sabtu (7/8/2021). 

Pada pukul 00.00 WIB-12.00 WIB, terjadi gempa guguran sebanyak 100 kali, gempa hembusan 15 kali, gempa fase banyak atau hybrid 153 kali dan gempa vulkanik dangkal 34 kali. Secara visual gunug jelas, asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis, sedang, hingga tebal dan tinggi 500 m di atas puncak kawah.  

Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 21-29 °C, kelembaban udara 54-76 %, dan tekanan udara 565-719 mmHg. Cuaca cerah dan berawan. 

Baca juga: Gunung Merapi Alami 54 Kali Gempa Guguran

“Aktivitas vulkanik Gunung  Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif. Status aktivitas ditetapkan dalam level III atau tingkat Siaga,” paparnya.

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor Tenggara–Barat Daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro, dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. 

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini