Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kunker ke Pandeglang, Kementan Percepat Serapan KUR Pertanian

Karina Asta Widara , Jurnalis-Senin, 09 Agustus 2021 |22:16 WIB
Kunker ke Pandeglang, Kementan Percepat Serapan KUR Pertanian
Foto: Dok Kementan
A
A
A

PANDEGLANG - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) bergerak cepat agar serapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian dapat terserap dengan baik di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) berharap semua stakeholder bekerja keras agar KUR Pertanian bisa terus diserap oleh petani. Sebab, kata Mentan SYL, KUR merupakan penyelamat perekonomian nasional di masa pandemi Covid-19.

"Dengan KUR roda perekonomian dasar masyarakat kembali bergerak saat pandemi ini," ujarnya

Mentan melanjutkan, KUR Pertanian merupakan penyangga ekonomi keluarga dan ekonomi dasar di semua daerah, selain mampu membuka lapangan pekerjaan.

"Dengan sokongan dari KUR, pertanian pada akhirnya menjelma menjadi kekuatan pemerintah untuk keluar dari krisis yang dihadapi saat ini akibat pandemi Covid-19," katanya

Dalam kerangka hal itu, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Ali Jamil melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pandeglang, Banten pada Minggu (8/8/2021).

Kunjungan tersebut dalam rangka mempercepat peningkatan penyerapan KUR dan revitalisasi Rice Milling Unit (RMU).

Dikatakan Ali, dukungan pembiayaan terhadap revitalisasi RMU sangat diperlukan untuk memperbaiki kinerja penggilingan padi, sehingga losses bisa ditekan.

"Revitalisasi RMU diharapkan dapat menghasilkan beras yang berkualitas, menekan keberagaman dan meningkatkan mutu fisik beras dengan cara yang efektif dan efesien," ucapnya

Ia melanjutkan, masalah losses pascapanen seperti beras yang patah, rendemen yang banyak terbuang harus diminimalisir.

"Jika RMU ini dioptimalkan maka losses bisa dikurangi," tuturnya.

Dikatakan Ali lagi, revitalisasi RMU ini membutuhkan biaya yang cukup besar.

"Maka dengan adanya KUR sektor pertanian diharapkan dapat dengan mudah diakses para anggota kelompok tani," tuturnya.

Direktur Pembiayaan Ditjen PSP Kementan Indah Megahwati merinci realisasi KUR Pertanian untuk Provinsi Banten per 7 Agustus 2021.

"Realisasi per subsektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, mixed farming dan jasa di bidang pertanian total debitur 1.857 dari total target KUR yang dialokasikan Rp1.173.483.500.000. Yang sudah direalisasikan sebesar Rp68.592.219.579 dengan persentase serapan 5.8 persen," ucapnya.

Indah berharap Pemerintah Kabupaten Pandeglang dapat segera mendorong penyerapan KUR sektor pertanian ini untuk meningkatkan kualitas produksi pertanian. (CM)

(Yaomi Suhayatmi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement