Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jerapah Punya Tekanan Darah Tinggi, Tapi Kenapa Mereka Tidak Sakit?

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Jum'at, 13 Agustus 2021 |08:34 WIB
Jerapah Punya Tekanan Darah Tinggi, Tapi Kenapa Mereka Tidak Sakit?
Jerapah (Foto: Reuters)
A
A
A

Ketika ahli jantung dan ahli biologi evolusi Barbara Natterson-Horowitz dari Harvard dan UCLA memeriksa jantung jerapah, dia dan muridnya menemukan bahwa ventrikel kiri mereka memang menjadi lebih tebal, tetapi tanpa kekakuan, atau fibrosis, yang akan terjadi pada manusia.

Para peneliti juga menemukan bahwa jerapah memiliki mutasi pada lima gen yang berhubungan dengan fibrosis.

Sesuai dengan temuan itu, peneliti lain yang memeriksa genom jerapah pada tahun 2016 menemukan beberapa varian gen spesifik jerapah yang terkait dengan perkembangan kardiovaskular dan pemeliharaan tekanan darah dan sirkulasi.

Pada Maret 2021, tim penelitian lain melaporkan varian spesifik jerapah dalam gen yang terlibat dalam fibrosis.

Jerapah punya trik lain untuk menghindari gagal jantung: irama listrik jantungnya berbeda dari mamalia lain.

Pada jerapah, fase pengisian ventrikel dari detak jantung diperpanjang, menurut Natterson-Horowitz.

Hal ini memungkinkan jantung untuk memompa lebih banyak darah dengan setiap detakan, sehingga jerapah bisa berlari kencang meskipun otot jantungnya lebih tebal.

"Yang harus dilakukan adalah melihat gambar jerapah yang sedang lari dan kita sadar bahwa jerapah telah memecahkan masalah,” kata Natterson-Horowitz.

  • Tekanan darah tinggi selama kehamilan

Natterson-Horowitz sekarang mengalihkan perhatiannya ke masalah lain yang sepertinya juga telah dipecahkan oleh jerapah: tekanan darah tinggi selama kehamilan, suatu kondisi yang dikenal sebagai preeklamsia.

Pada manusia, ini dapat menyebabkan komplikasi parah yang meliputi kerusakan hati, gagal ginjal, dan pelepasan plasenta. Namun jerapah tampaknya baik-baik saja.

Natterson-Horowitz dan timnya berharap bisa mempelajari plasenta jerapah hamil untuk melihat apakah mereka memiliki adaptasi unik yang memungkinkan hal ini.

Orang yang menderita hipertensi juga rentan terhadap pembengkakan yang mengganggu di kaki dan pergelangan kaki. Sebab, tekanan tinggi memaksa air keluar dari pembuluh darah dan masuk ke jaringan.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement