Share

Kisah Haru Paskibraka Istana Bikin Air Mata Ibunya Berlinang karena Bangga

Roy M Perleoli , iNews · Selasa 17 Agustus 2021 14:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 17 340 2456835 kisah-haru-paskibraka-istana-bikin-air-mata-ibunya-berlinang-karena-bangga-roGkBTo3xG.jpg Orangtua Ridho Hafidzar Armadhani saat menyaksikan anaknya jadi Paskibraka di Istana Merdeka, Jakarta (Foto: Roy M Perleoli)

LAMPUNG - Penarik tambang pada pengibaran bendera merah putih di Istana Merdeka, Jakarta pada perayaan HUT ke-76 RI merupakan seorang pelajar SMA asal Lampung Tengah bernama Ridho Hafidzar Armadhani. 

Saat upacara berlangsung, orangtua Paskibraka Ridho mendapat kehormatan melaksanaan upacara di kantor Bupati Lampung Tengah.

Rasa haru tercampur bangga di kedua pasangan suami istri paruh baya, Rasma dan Karsiah. Orangtua dari anggota Paskibraka Ridho yang mendapat kehormatan mengikuti upacara bendera sebagai penarik sangsaka merah putih di Istana Merdeka.

Baca Juga: Ini Maksud Nusantara Flight Terbang di Atas Wisma Atlet saat HUT Ke-76 RI

Meskipun hanya bisa melihat anaknya di layar kaca dari kantor Bupati Lampung Tengah, Lampung pada Selasa (17/8/2021) pagi. Suasana haru dan bangga dirasakan orangtua Ridho yang bertugas sebagai penarik tambang saat pengibaran bendera di depan Presiden Joko Widodo dan pejabat negara. Air mata orangtua Ridho pun berlinang. Sesekali diusapnya.    

"Senang sekali, senang sekali, terima kasih kepada Allah," ujar Karsiah, ibunda Ridho.

Ridho merupakan 1 dari 2 siswa SMA di Lampung yang terpilih sebagai pasukan pengibar bendera pusaka 2021 pada peringatan hari ulang tahun ke-76 Republik Indonesia di Istana Merdeka.

Seorang Capaska 2021 asal lampung lainnya adalah putri nelayan asal Kabupaten Pesisir Barat, bernama Aurel Febrina yang bersekolah di SMA Negeri 1 Pesisir Barat. Keduanya berangkat ke Jakarta menuju lokasi pusat latihan Paskibraka 25 Juli 2021 lalu.

Baca Juga: Kerahkan 14 Alutsista, TNI AU Berikan Persembahan Bersejarah di HUT Ke-76 RI

Kebanggaan tersendiri dirasakan oleh pasangan keluarga Rasman dan Karsiah, warga Dusun Blok M, Kampung Kali Rejo, Kecamatan Kali Rejo, Lampung Tengah. Ridho merupakan seorang siswa kelas 11 di SMA Negeri 1 Kali Rejo, Lampung Tengah. Ridho putra bungsu dari 5 bersaudara dari seorang tukang kayu yang biasa membuat aneka mebel dan ibunya membuka warung sembako di rumahnya.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini