Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penurunan Jumlah Pasien Covid-19 Jadi Kado HUT ke-76 RI

Antara , Jurnalis-Rabu, 18 Agustus 2021 |00:31 WIB
Penurunan Jumlah Pasien Covid-19 Jadi Kado HUT ke-76 RI
Ilustrasi (Foto: Antara)
A
A
A

JAKARTA - Koordinator RSDC Wisma Atlet Mayjen TNI Tugas Ratmono mengatakan penurunan jumlah pasien di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta menjadi kado istimewa di HUT ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Mayjen TNI Tugas Ratmono mengatakan jumlah pasien per 17 Agustus 2021 sebanyak 1.503 pasien dengan angka hunian 19,04 persen. Jumlah ini jauh menurun dibandingkan puncak Covid-19 pada 30 Juni 2021 sebanyak 7.157 pasien.

“Ini menjadi kado bagi kita semua di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan. Semoga terus turun dan pandemi berakhir,” ujarnya.

Ratmono menjelaskan turunnya jumlah pasien itu merupakan hasil kerja keras bersama semua komponen dari pemerintah, Satgas, TNI-Polri dan semua lapisan masyarakat.

"Meningkatnya kepatuhan untuk menjalankan disiplin protokol kesehatan menjadi faktor penting, untuk bersatu-padu memutus mata rantai penularan Covid-19," jelas Ratmono.

Baca juga: 1.503 Pasien Covid-19 Dirawat di Wisma Atlet

Selain itu, kata dia, upaya 3T, yaitu testing, tracing dan treatment yang semakin baik membuat penularan bisa dicegah lebih lanjut. Untuk pasien menjalani isolasi mandiri, upaya perawatan juga semakin membaik sehingga mengurangi tingkat penularan.

Kepala Pusat Kesehatan TNI-AD itu menilai kebijakan pemerintah untuk menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarat (PPKM) Darurat atau PPKM level 4 yang beberapa kali diperpanjang membuahkan hasil.

Baca juga: Apakah Antibodi Vaksin Influenza Bisa Kurangi Keparahan Pasien Covid-19?

“Kebijakan dengan durasi yang panjang ini jelas berpengaruh besar untuk memutus mata rantai penularan Covid-19,” ujarnya.

Ratmono berharap semua pihak tidak lengkah dengan turunnya jumlah pasien. Ia mengingatkan kejadian sebelumnya, setelah angka turun, muncul kelengahan dan tidak patuh lagi pada protokol kesehatan, sehingga penularan Covid-19 kembali meningkat.

“Kita jangan sampai lengah lagi, apalagi ancaman Covid-19 bisa muncul dengan varian-varian baru. Kita harus tetap waspada,” harap Ratmono.

Ratmono menegaskan faktor vaksinasi yang terus meningkat juga berperan signifikan dalam menurunkan angka penularan Covid-19. Meskipun kata dia, orang yang divaksin tidak akan kebal sepenuhnya, tetapi dengan divaksin kondisi tubuhnya akan lebih baik saat terinfeksi Covid-19, bila dibandingkan jika tidak divaksin.

Baca juga: Panglima Bangga Dedikasi Nakes dan Relawan Kesehatan Bantu Pasien Covid-19

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement