Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pesan Ridwan Kamil untuk Presiden Jokowi soal Vaksin Covid-19

Agung Bakti Sarasa , Jurnalis-Senin, 23 Agustus 2021 |18:57 WIB
Pesan Ridwan Kamil untuk Presiden Jokowi soal Vaksin Covid-19
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Foto : Pemprov Jabar)
A
A
A

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meninjau pelaksanaan Gerakan Vaksinasi Covid-19 Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) Republik Indonesia (RI) di Sentra Vaksinasi Masjid Al-Jabbar, Kota Bandung, Senin (23/8/2021). Dalam kesempatan itu, dia pun menitip pesan untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Untuk diketahui, Gerakan Vaksinasi Covid-19 Wantannas RI berlangsung selama tujuh hari mulai 23-29 Agustus 2021 dengan target sasaran mencapai 10.000 orang. Masyarakat umum maupun anak berusia di atas 12 tahun dapat mengikuti vaksinasi di lokasi tersebut.

Di hadapan Sekretaris Jenderal Wantannas RI Laksdya TNI Harjo Susmoro, Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu menyampaikan bahwa penyuntikan vaksin Covid-19 di Jabar sudah mencapai 200.000 dosis per hari.

"Vaksinasi sebagai benteng setelah kita melewati kedaruratan. Saya laporkan, Jawa Barat per hari ini sudah lewat 200.000 dosis per hari. Itu tertinggi se-Indonesia," ujarnya.

Menurut Kang Emil, pihaknya terus berupaya mempercepat penyuntikan vaksin Covid-19 hingga 400.000-500.000 dosis per hari. Hal itu dilakukan untuk mengejar kekebalan kelompok atau herd immunity pada akhir 2021 mendatang.

"Harapan kami, kita bisa naik minimal 450.000 dosis per hari supaya Desember selesai sesuai arahan presiden. Dengan catatan, suplai vaksinnya harus banyak dan memadai," ujar Kang Emil.

Dalam kesempatan itu, Kang Emil menitipkan pesan kepada Sekretaris Jenderal Wantannas RI untuk disampaikan kepada Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) terkait kebutuhan vaksin Covid-19 di Jabar.

Baca Juga: Puncak Ramai Lagi, Polisi Periksa Antigen dan Surat Vaksin Covid-19

"Per hari ini, kami diberi 13 juta dosis, sedangkan DKI 15 juta, padahal penduduk Jawa Barat 50 juta atau lima kalinya DKI. Jadi, hal-hal seperti ini yang kami sampaikan. Kami tidak minta yang macam-macam, kami minta keadilan secara proporsional. Kalau penduduknya banyak, tolong vaksin yang dikasihnya banyak," ujar Kang Emil.

Kang Emil juga mengatakan, Jabar memiliki strategi yang cepat dan tepat sasaran secara proporsional dalam menyuntikkan vaksin sesuai kebutuhan.

"Karena kami punya cara menghabiskan dengan cepat, vaksinasi tadi terbukti hari ini penyuntikan tertinggi ada di Jawa Barat di atas 200.000 dosis per hari," imbuhnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement