ALMARHUM KH Bukhori Masruri mengungkapkan pernah memberikan nasihat kepada KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang saat itu tengah mnjabat sebagai presiden. Nasihat itu diungkapkannya saat mereka berbuka puasa.
“Gus…!” kata mantan Ketua PWNU Jawa Tengah itu, tetap memanggil
“Gus” meski yang dipanggilnya adalah seorang presiden, mengutip nu.or.id, Kamis (26/8/2021).
“Ada apa, Mas Bukhori?” jawab Gus Dur.
“Anda sekarang jadi bapak manusia se-Indonesia. Dulu hanya menjadi bapak orang NU, sekarang jadi bapak rakyat se-Indonesia. Saya minta dadanya tambah dilapangkan. Kalau ada orang menjelek-jelekkan Anda, entah minta maaf, entah tidak meminta maaf, Anda mesti memaafkan,” kata yang juga pencipta lagu-lagu Nasida Ria itu.
“Lho, Anda kok punya saran begitu itu bagaimana?” jawab Gus Dur.
“Sebab ada orang yang menjelek-jelekkan Anda, setelah mengolok-olok Anda, itu terus jatuh, sakit dan mati,” katanya.
Kiai Bukhori melanjutkan, ketika menjelek-jelekkan belum selesai, orang itu terjatuh, lalu sakit dan kemudian meninggal dunia. Hal ini membuatnya khawatir jika kemudian kejadian itu terjadi terus menerus.
“Pokoknya Anda harus lapangkan dadanya,” kata KH Bukhori.
Baca Juga : Kisah Gus Dur : Murid Berbakat yang Ditolak Kuliah di Belanda
Namun, apa jawab Gus Dur?
“Oh, ada lagi, Mas Bukhori,” sahutnya.
“Lho, malah cerita. Orang saya nasihati malah (balik) cerita,” ucapnya sambil terkekeh atas kelakuan sahabatnya.