Pria Ini Minta Sang Anak Bunuh Bayinya karena Mirip 'Alien'

Susi Susanti, Okezone · Sabtu 28 Agustus 2021 13:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 28 18 2462542 pria-ini-minta-sang-anak-bunuh-bayinya-usai-karena-mirip-alien-SmVINOPLOL.jpg Sang ibu diminta membunuh bayinya yang dianggap menyerupai alien (Foto: Newsflash)

RWANDA - Seorang ayah menyuruh anaknya membunuh bayi laki-lakinya karena telah dilahirkan oleh iblis.

Bajeneza Liberata, dari Rwanda, berjuang untuk merawat dirinya sendiri setelah ditinggalkan oleh suami dan keluarganya. Dia melahirkan di sebuah kota di negara Afrika tengah dan menghabiskan beberapa hari sendirian setelah suaminya meninggalkannya.

Bajeneza mengatakan kepada Afrimax English bahwa dia telah melahirkan beberapa anak lain sebelumnya dan tidak mengalami masalah apapun.

Suaminya bersikeras bahwa dia tidak bertanggung jawab atas anak itu dan menyebutnya sebagai bibit iblis.

Akhirnya, seorang Samaria yang baik menawarkan untuk mengantar Bajeneza dan bayinya kembali ke desanya.

(Baca juga: Mantan Tentara Evakuasi 200 Hewan Peliharaan dari Afghanistan)

Penduduk desa lain telah menyiksanya, mengolok-olok bayi dan menyebutnya monster.

Terisolasi dan tidak dapat bekerja, Bajeneza pun berjuang untuk merawat dirinya sendiri dan putranya tanpa dukungan medis dari rumah sakit.

Dia bahkan tidak tahu kondisi apa yang diderita anaknya. Namun, putranya tampaknya sangat kesakitan.

Sebuah halaman GoFundMe telah didirikan yang mengumpulkan uang untuk mengirim Bajeneza dan anaknya ke luar negeri untuk perawatan.

(Baca juga: Tahanan Disiksa, Dipukuli, hingga Squat Jump 1000 Kali karena Mendengkur)

“Bayi ini lahir seperti ini, orang memanggilnya alien karena penampilannya, ibunya ditinggalkan oleh ayahnya ketika matanya tertuju pada bayi itu pada pandangan pertama,” tulis laman itu.

“Dia berjuang dengan sang bayi setiap hari, dia pindah ke desa dan meninggalkan anak-anaknya yang lain sendirian di kota, untuk datang ke desa ini dan mencari bantuan yang gagal dia temukan,” lanjutnya..

“Dia sekarang meminta bantuan untuk membawa bayinya ke luar negeri karena di negara ini tidak mungkin. Tolong berikan donasi untuk menyelamatkan hidupnya,” ujarna.

Awal pekan ini, seorang ibu yang berduka berbicara tentang rasa sakit yang tidak akan pernah meninggalkannya setelah seorang dokter diduga melempar bayinya yang baru lahir keluar dari jendela rumah sakit bersalin dan membunuh bayo itu.

Viktoria Ivanova, 34, mengatakan dia telah memaafkan tersangka Dr Alina Araslanova, 29, seorang dokter umum yang juga melahirkan pada malam yang sama dan berada di ranjang berikutnya di sebuah klinik Rusia.

Petugas medis telah ditahan dan putri barunya, anak keduanya, dipindahkan dari perawatannya saat penyelidik berusaha memahami motifnya.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini