SLEMAN - Jumlah kasus positif Covid-19 di Pondok Pesantren (Ponpes) Bumi Cendekia, Gombang, Tlogoadi, Mlati, Sleman, bertambah. Penambahan kasus baru setelah dilakukan swab PCR terhadap 49 santri dan pengasuh di Pukesmas Malti II, Sleman, Jumat (27/8). Sebanyak 13 orang di antaranya positif.
Dengan penambahan ini total penghuni ponpes tersebut yang positif Covid-19 menjadi 97 orang. Sebab sebelumnya 84 orang sudah dinyatakan positif.
Kepala Puskemas Mlati II, Sleman Veronika Evita Setianingrum mengatakan, sebagai tindaklanjut, 13 orang yang dinyatakan positif Covid-19 langusng melakukan isolasi terpusat (isoter) di shelter UNY, Wedomartani.
“Semua warga yang positif sudah isoter di selter UNY Wedomartani,” ujarnya, Sabtu (28/8/2021) sore.
Selain itu, juga dilakukan pengetatan interaksi dan pembatasan aktivitas di ponpes. Untuk pemantaun dan pengawasn aktivitas di ponpes, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satgas kalurahan, padukuhan, RW dan RT setempat.
Baca juga: Kepala BNPB Luncurkan Mobil Masker Dukung Penguatan Prokes di Aceh
Kasus Covid-19 di Ponpes Bumi Cendekia tersebut berawal dua santri yang mengalami kehilangan indera penciuman atau anosmia, lalu periksa ke puskesmas, setelah diswab hasilnya positif.
Sebagai tindaklanjut dilakukan swab massal kepada santri dan pengasuh ponpes, Senin (23/8). Hasilnya 82 orang dinyatakan posiitif.
Dari jumlah ini, 74 orang melakuka isoter di shelter FIAT UGM Berbah, Sleman dan 10 orang melakukan isolasi mandiri (isoman).
“Untuk pemantauan yang isoman kami juga berkoordinasi dengan kalurahan, dukuh, RW dan RT,” terangnya.
Secara akumulasi kasus Covid-19 di Sleman, Sabtu (28/8/2021) hingga pukul 18.30 WIB, berjumlah 41.370 kasus. Rinciannya dirawat 4.107 kasus, isolasi mandiri 44 kasus, isolasi terpusat 244 kasus, sembuh 35.471 kasus dan meninggal 1.792 kasus.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.