Tak hanya bertahan di kondisi yang terik dan panas, pria kelahiran Banyumas juga mengisahkan situasi yang sangat sulit bagi dirinya.
"Mungkin ini cerita yang sulit kita ceritakan itu waktu penguburan kemarin apalagi pas musim hujan. Kondisinya musim hujan disini sedikit susah. Di mana kita harus panggul peti dengan kayu angkut," katanya.
Meskipun memiliki pekerjaan yang sangat berisiko tinggi, namun bapak dari satu anak ini tidak terlalu khawatir untuk tertular. Dengan menjaga daya tahan tubuh dan pola hidup yang baik, dirinya yakin akan dijauhkan dari virus mematikan saat ini.
"Kalau yang namanya kerja pasti ada risiko. Kalau kekhawatiran namanya juga manusia. Apalagi, kita kerja juga langsung menangani covid pasti kerja lebih berbahaya atau lebih rentan. Tapi syukur ahamdulillah bisa jaga kesehatan dan Olahraga saja," terangnya.
Wahyudi menambahkan, selama bekerja menjadi petugas pemulasaran, dirinya mengaku masih belum berani untuk bertemu dengan keluarga. Pasalnya, dirinya takut akan menularkan virus kepada orang yang dicintainya.
"Kalau keluarga di kampung, paling kita bisa komunikasi lewat telpon wasap. Masih belum berani, saya juga ingin jaga jarak karena saat ini bekerja khusus Covid, jadi lebih baik jauhan dulu. Yang penting keluarga sehat," pungkasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.