Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Wapres Maruf Sebut Ada Pemda yang Belum Berani Lakukan PTM

Dita Angga R , Jurnalis-Kamis, 09 September 2021 |14:09 WIB
 Wapres Maruf Sebut Ada Pemda yang Belum Berani Lakukan PTM
Wapres KH Maruf Amin (Foto : Dok Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mengatakan, bahwa pembelajaran tatap muka (PTM) dilaksanakan di daerah level 1 sampai 3. Namun dia menyebut masih ada daerah yang belum berani melakukan PTM.

Namun Maruf memastikan, bahwa pemerintah pusat akan mendorong daerah untuk melakukan PTM.

“Tapi memang ada pemerintah daerah yang keliatannya masih belum berani. Tapi akan terus didorong,” katanya,

Baca juga:  7 Alasan Mengapa PTM Penting Digelar di Tengah Pandemi

Menurut Maruf, dorongan tersebut dilakukan agar sekolah tidak tertinggal. Hal ini mengingat pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring tidaklah maksimal.

“Saya kira mendikbud akan terus mendorong supaya semua daerah yg memang sudah memenuhi levelnya itu membuka supaya tidak tertinggal. Sebab kita sudah tahu bahwa memang pembelajaran jarak jauh ini tidak maksimal,” tuturnya.

Baca juga:  Tinjau PTM Terbatas, Wapres: Tetap Disiplin Prokes

“Nah daerah-daerah yang masih belum berani akan kita dorong supaya mereka bisa memenuhi syarat-syarat minimal yang ditetapkan untuk membuka. Dan juga terkait kesiapan orang tua, izin orang tua. Pasti itu ke sana,” ujarnya.

Lebih lanjut Maruf menyebut saat ini hanya tersisa 3 provinsi yang masih berada di level 4. Dia mengakui untuk kabupaten/kota masih banyak ada yang di level 4.

“Jadi kita ingin supaya sebentar lagi itu semuanya level 3. Artinya semua daerah bisa (melakukan PTM),” pungkasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement