Pertanian di Sikka NTT Berkembang Pesat Berkat Penggunaan Alsintan

Agustina Wulandari , Okezone · Selasa 14 September 2021 21:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 14 1 2471363 pertanian-di-sikka-ntt-berkembang-pesat-berkat-penggunaan-alsintan-CzUWXtlqwZ.jpeg Mentan SYL. (Foto: Dok.Kementan RI)

SIKKA - Sebanyak 21 kelompok tani di 17 desa di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menerima bantuan alat mesin pertanian (alsintan). Penyaluran bantuan alsintan sejak 2017 yang diterima petani membuat sektor pertanian di Kabupaten Sikka semakin modern dan berkembang pesat.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menerangkan, penggunaan alsintan memang efektif guna meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Alsintan juga merupakan ciri pembangunan pertanian yang maju, mandiri dan modern.

"Di era 4.0, merupakan era modernisasi pertanian yg ditandai dengan penggunaan alsintan. Peningkatan produktivitas dapat dicapai dengan menggunakan alsintan," kata Mentan SYL.

Baca Juga: Program Padat Karya Jalan Usaha Tani Digulirkan Kementan untuk Petani Pringsewu

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Ali Jamil menambahkan, penggunaan alsintan dapat meminimalkan losses hasil produksi pertanian. Dengan demikian dapat dipastikan bahwa produktivitas pertanian akan meningkat.

"Dengan penggunaan alsintan, kekurangan tenaga kerja dapat diatasi dan losses dapat ditekan, sehingga produktivitas bertambah," ujar Ali. Tak hanya itu, alsintan juga mampu menekan biaya produksi yang dikeluarkan petani dalam proses budidaya pertanian.

Saat mengolah lahan pertanian misalnya, cukup memerlukan satu orang saja sebagai operator alsintan. "Terjadi juga penghematan waktu dalam mengolah lahan jika menggunakan alsintan, sehingga masa tanam bisa dilakukan secara serentak," tutur Ali.

Sementara itu, Direktur Alsintan Direktorat Jenderal (Ditjen) PSP Kementan Andi Nur Alamsyah mengatakan, alsintan dapat membantu percepatan proses budidaya pertanian. Baik itu percepatan olah tanah, percepatan tanam, hingga percepatan panen. Dengan begitu, petani pun bisa meningkatkan indeks pertanaman (IP)," ujarnya.

CM

(yao)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini