Duterte Janji Adili Semua Orang yang 'Lampaui Batas' dalam Perang Melawan Narkoba

Agregasi VOA, · Rabu 22 September 2021 14:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 22 18 2475232 duterte-janji-adili-semua-orang-yang-lampaui-batas-dalam-perang-melawan-narkoba-ptcJfxlIn2.JPG Presiden Filipina Rodrigo Duterte berpidato di Majelis Umum PBB. (Foto: Reuters)

NEW YORK - Presiden Filipina Rodrigo Duterte Selasa (21/9/2021) mengatakan, siapa pun yang terbukti "bertindak di luar batas" dalam upaya pemberantasan narkoba akan diadili sesuai hukum nasional. Duterte tampaknya menolak penyelidikan yang dilakukan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC).

Dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-76, Duterte mengatakan, dia telah memerintahkan Departemen Kehakiman dan polisi Filipina untuk meninjau ulang upaya pemeberantasan tersebut, di mana lebih dari 6.100 tersangka pengedar dan pengguna narkoba terbunuh sejak dia menjabat pada Juni 2016.

BACA JUGA: Presiden Filipina Calonkan Diri Sebagai Wapres Tahun 2022

Duterte tidak menyebut tentang penyelidikan formal terhadap kemungkinan kejahatan terhadap kemanusiaan, yang disetujui oleh hakim ICC pekan lalu, meskipun ia tampaknya menolak campur tangan luar, dalam isu-isu hak asasi manusia.

Pemerintah Duterte pekan lalu menyatakan tidak akan bekerja sama dengan ICC atau mengizinkan penyelidik masuk ke Filipina. Duterte dan kepala polisinya mengatakan pembunuhan itu untuk membela diri dan pemerintahnya bersikeras ICC tidak berhak mencampuri urusan dalam negeri Filipina.

BACA JUGA: ICC Serukan Penyelidikan Penuh Perang Narkoba Filipina, Duterte Tolak Bekerja Sama

Organisasi HAM mengatakan Duterte secara pribadi menghasut kekerasan yang mematikan dalam perang narkoba itu, dan menuduh polisi membunuh tersangka tak bersenjata dalam skala besar. Mereka juga mengatakan polisi mengeksekusi tersangka, di mana tuduhan tersebut langsung dibantah oleh polisi.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini